Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. PNG akan tanda-tangani Perjanjian Perdagangan Bebas
  • Senin, 19 Februari 2018 — 17:32
  • 839x views

PNG akan tanda-tangani Perjanjian Perdagangan Bebas

“Dan sasarannya untuk semua negara kita. Melalui MSG, kita bersama akan menghadapi banyak tantangan yang sekarang dihadapi di kawasan kita ini.”
Para pemimpin negara anggota Melanesian Spearhead Group pada KTT 2018 (kiri ke kanan): Menteri Pertahanan Fiji Ratu Inoke Kubuabola, Victor Tutugoro dari Gerakan FLNKS Kanaks Kaledonia Baru, Perdana Menteri PNG Peter O Neill, Perdana Menteri Kepulauan Solomon Rick Hounipwela, dan Perdana Menteri Vanuatu Charlot Salwai. - RNZI/Twitter / Ratu Inoke Kubuabola
Elisabeth Giay
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Port Moresby, Jubi - Papua Nugini akan segera menandatangani Perjanjian Perdagangan Bebas, setelah para pemimpin Melanesian Spearhead Group (MSG) menyelesaikan beberapa permasalahan terkait perdagangan dalam negeri.

Pemegang Jabatan sementara Ketua MSG dan Perdana Menteri PNG Peter O'Neill menyampaikan hal ini, dalam pidatonya saat serah terima jabatan Ketua MSG dengan Perdana Menteri Kepulauan Solomon Rick Hounipwela.

PM O'Neill mengatakan bahwa MSG telah berhasil mencapai terobosan besar dalam bidang perdagangan sub-regional melalui Perjanjian Perdagangan Bebas MSG. Penandatanganan kesepakatan ini merupakan pencapaian yang bersejarah bagi beberapa negara anggotanya .

Dia meminta kepada semua kepala pemerintahan agar bekerja sama dalam memperkuat Perdagangan dan Pembangunan Berkelanjutan, untuk Melanesia yang inklusif.

“PNG akan menandatangani Perjanjian Perdagangan Bebas sesegera mungkin setelah kita menyelesaikan beberapa masalah terkait perdagangan dalam negeri. MSG telah teruji waktu, dan dengan penuh solidaritas, kita terus menghormati semangat konsensus Melanesia sebagaimana ditunjukkan oleh penandatanganan kesepakatan kami.”

Katanya, kesepakatan tersebut merupakan fondasi yang kuat untuk memandu pekerjaan organisasi ked epannya.

“Tema untuk KTT tahun ini adalah Penguatan Perdagang dan Pembangunan Berkelanjutan demi Melanesia yang inklusif. Tema ini mengingatkan kita bahwa sebagai anggota MSG--kita semua--memiliki tanggung jawab untuk memajukan masa depan kita bersama.”

Tambahnya, semuanya memiliki tanggung jawab untuk bekerja sama mencapai tujuan.

“Dan sasarannya untuk semua negara kita. Melalui MSG, kita bersama akan menghadapi banyak tantangan yang sekarang dihadapi di kawasan kita ini.” (*)

loading...

Sebelumnya

Akibat musim hujan, Santo terancam wabah DBD

Selanjutnya

Bagaimana seharusnya isu kekerasan PNG diselesaikan?

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34238x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 21935x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18432x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe