Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Kodrat Papua buka peluang atlet bela diri ikut seleksi
  • Selasa, 20 Februari 2018 — 10:02
  • 793x views

Kodrat Papua buka peluang atlet bela diri ikut seleksi

"Atlet kami masih kurang sehingga kami akan menyelenggarakan seleksi atlet tarung derajat ke PON 2020," kata Demus Kogoya.
Atlet tarung derajat Papua (kiri) saat bertanding lawan atlet NTB (kana) di Popnas, Semarang – Jubi/Jean Bisay
Jean Bisay
Editor :

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Pengurus Provinsi (Pengprov) Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Papua berencana menggelar seleksi terbuka untuk menjaring atlet-atlet terbaik buat dipersiapkan menuju PON 2020.

Ketua umum Kodrat Papua, Demus Kogoya menginformasikan seleksi rencana digelar pada pertengahan Maret 2018 di GOR Cenderawasih Jayapura.

"Atlet kami masih kurang sehingga kami akan menyelenggarakan seleksi atlet tarung derajat ke PON 2020," kata Demus Kogoya.

Mantan ketua DPRD Tolikara ini mengajak semua atlet khususnya yang berlatarbelakang beladiri bisa mengambil kesempatan. Seleksi difokuskan pada tiga daerah yakni kabupaten/kota Jayapura dan Keerom.

“Adik-adik yang punya kemampuan di olahraga tinju yang selama ini belum berprestasi, begitu juga di karate, taekwondo maupun pencak silat, kami harapkan supaya mendaftarkan diri pada pengurus Kodrat Papua di KONI Papua,” ujarnya.

Kogoya bilang atlet yang diseleksi usia di bawah 34 tahun per 30 Desember 2020, sehingga bisa menjadi peserta PON.

Selain itu juga akan direkrut atlet untuk seni gerak yang dipadukan dengan ciri khas atau budaya Papua. Sehingga kami akan dilakukan seleksi untuk atlet tingkat sekolah menengah pertama (SMP).

“Mereka ini nantinya dibina dan dilatih khusus untuk tampil pada saat pembukaan PON nanti,” katanya.

Ada beberapa sekolah sudah kami survei dan kami berharap pihak sekolah bisa kerjasama dengan menginjinkan siswanya terlibat untuk dilatih.

"Istilahnya ada kegiatan ekstrakurikuler begitu buat para siswa lewat pelatihan ini," ujarnya.

Atlet tarung derajat Papua, Robi Fingkreuw mengatakan olahraga ini merupakan perpaduan pukulan dan tendangan, sehingga atlet punya latar belakang beladiri lebih mudah dilatih.

Atlet-atlet yang merasa tidak dipakai atau peluang tidak masuk di cabor beladiri, kami siap direkrut ke tarung derajat.

Sedangkan atlet-atlet yang sudah terdaftar dan masuk dalam cabor beladiri itu kami tidak akan menganggu.

"Sekiranya yang tidak masuk, kita buka peluang buat bergabung di tarung derajat," kata Kogoya  menambahkan. (*)

loading...

Sebelumnya

Voli, cabor andalan Kabupaten Jayapura

Selanjutnya

KONI Papua verifikasi cabor dan nomor pertandingan di PON 2020

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34224x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 21770x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18349x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe