Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Lima Kabupaten di Papua endemis tinggi malaria
  • Rabu, 21 Februari 2018 — 15:00
  • 5766x views

Lima Kabupaten di Papua endemis tinggi malaria

"Kalau secara angka ukuran tinggi rendahnya kasus malaria itu disebut Annual Parasite Incidence (API), secara indikator API tertinggi di Kabupaten Keerom, Kabupaten Jayapura, Timika, Sarmi dan Kabupaten Boven Digoel," kata John Hutahaean, pengelola program malaria Dinkes Papua di Jayapura, Rabu (21/2/2018).
Ilustrasi nyamuk anopheles pembawa dan penyebar penyakit malaria - Jubi/Dok.
ANTARA
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Lima kabupaten di Provinsi Papua tercatat menjadi daerah yang masih endemis tinggi malaria, dengan nilai Annual Parasite Incidence (API) sekitar 67 persen. Dinas Kesehatan Papua merilis, API malaria di lima kabupaten tersebut berkisar 67 persen dari ukuran kasus malaria se-Papua.

"Kalau secara angka ukuran tinggi rendahnya kasus malaria itu disebut Annual Parasite Incidence (API), secara indikator API tertinggi di Kabupaten Keerom, Kabupaten Jayapura, Timika, Sarmi dan Kabupaten Boven Digoel," kata John Hutahaean, pengelola program malaria Dinkes Papua di Jayapura, Rabu (21/2/2018).

John mengatakan, apabila Dinkes Papua berhasil melakukan intervensi pada kasus malaria di lima kabupaten itu, maka dipastikan API malaria akan berkurang. Menurutnya, selain lima daerah yang tinggi endemis malarianya, ada juga kabupaten yang kasusnya rendah yakni Kabupaten Lanny Jaya, Jayawijaya, dan Kabupaten Biak Numfor.

"Kami menduga kabupaten-kabupaten yang berada di pegunungan Papua transmisi malarianya rendah, tetapi perlu pembuktian, namun dari laporan yang diterima, beberapa kabupaten itu kasus malarianya rendah," ujarnya. 

Meski begitu, kata John, antisipasi malaria tetap menyeluruh di 28 kabupaten dan satu kota di Provinsi Papua.

Sementara itu, untuk menangani kasus malaria di Papua, Kementerian Kesehatan mengirim sebanyak 12.012 kelambu berinsektisida/kelambu anti malaria ke 28 kabupaten dan satu kota di Provinsi Papua.  (*)

loading...

Sebelumnya

Plafon aula asrama mahasiswa Lanny Jaya Jebol

Selanjutnya

Sebelas bahasa daerah punah, Saponi dari Papua kategori kritis

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34187x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 21171x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18091x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe