Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pilkada Papua
  3. Terlambat laporkan dana kampanye, Paslon didiskualifikasi
  • Kamis, 22 Februari 2018 — 23:48
  • 1203x views

Terlambat laporkan dana kampanye, Paslon didiskualifikasi

"Masa kampanye selesai pada 23 Juni 2018 dan pada besoknya tanggal 24 itu harus masukan laporan, paling lambat pukul 24.00 WP, jika lebih atau lewat dari jam tersebut, KPU memutuskan mendiskualifikasi pasangan calon, jadi tidak boleh terlambat," katanya.
Ilustrasi suasana di dalam kantor KPU Papua saat rapat pleno penetapan pasangan calon gubernur-wakil gubernur Papua - Jubi/ Arjuna.
ANTARA
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - KPU Papua menggelar bimbingan teknis dan sosialisasi pelaporan, aplikasi serta penentuan batas maksimal dana kampanye bagi pasangan calon gubernur-wakil gubernur setempat, di salah satu hotel di Jayapura, Kamis (22/2/2018).

Komisioner KPU Papua Tarwinto disela-sela kegiatan mengatakan, bimbingan teknis (bimtek) dan sosialisasi ini diikuti oleh bendahara tim kedua pasangan calon gubernur Lukas Enembe-Klemen Tinal dan John Wempi Wetipo-Habel Melkias Suwae.

"Kegiatan hari ini adalah bimtek penyusunan laporan dana kampanye bagi paslon gubernur/wakil gubernur, yang diawali dengan PKPU Nomor 5 tahun 2017 tentang Pelaporan Dana Kampanye," katanya.

Tarwinto menjelaskan, dalam Peraturan KPU nomor 5 tahun 2017, mengatur tentang pasangan calon dilarang menerima sumbangan dari keuangan yang bersumber APBN atau APBD, termasuk jumlah sumbangan perorangan juga ikut diatur.

"Sumbangan perseorangan swasta itu tidak boleh lebih dari Rp 75 juta, kalau dari pihak berbadan hukum itu maksimal Rp 750 juta, itulah larangan atau aturan yang diatur dalam PKPU," terangnya.

Tarwinto juga menjelaskan, dalam bimtek dan sosialisasi ini, kedua tim pasangan calon ikut dilatih dalam penyusunan dana kampanye, sesuai dengan aplikasi yang sudah disiapkan oleh KPU untuk memudahkan dalam penyusunan laporan.

"Karena laporan dana kampanye akhirnya itu akan diaudit oleh kantor akuntan publik, kaitannya dengan pertanggungjawaban dana kampanye, bukan saja anggaran KPU yang diaudit tapi pasangan calon juga harus bertanggung jawab, dari mana dana kampanyenya," katanya.

Menurutnya, semua aktivitas kampanye yang dibiayai harus terekam dalam rekening khusus dana kampanye sehingga diserahkan bersamaan dengan format laporan awal dana kampanye (LADK).

"Itu yang terdiri dari rekening khusus dana kampanye dan dari mana saldo awal itu bersumber. Kemudian masyarakat yang menyumbang kepada pasangan calon itu, juga harus jelas, dia harus punya NPWP, karena akan dipertanyakan, itu bisa saja sumbernya bermasalah," jelasnya.

Selain itu Tarwinto juga menjelaskan, pada 20 April 2018, pasangan calon wajib menyerahkan laporan penerimaan sumbangan dana kampanye (LPSDK), dimana semua aktivitas anggaran harus masuk dalam rekening.

"Dana atau bantuan anggaran tidak boleh diterima cash atau langsung, sumbangan seseorang tidak boleh langsung, harus ke rekening dulu, biar terekam penggunaan anggarannya," katanya.

Setelah itu lanjut Tarwinto, harus ada laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye (LPPDK) yang diserahkan paling lambat 24 Juni 2018, atau sehari setelah masa kampanye.

"Masa kampanye selesai pada 23 Juni 2018 dan pada besoknya tanggal 24 itu harus masukan laporan, paling lambat pukul 24.00 WP, jika lebih atau lewat dari jam tersebut, KPU memutuskan mendiskualifikasi pasangan calon, jadi tidak boleh terlambat," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Dugaan ijazah palsu hingga keberatan penetapan, jadi aduan ke Panwaslu

Selanjutnya

KPUP: Deklarasi damai harus dihadiri semua paslon

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34224x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 21769x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18348x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe