Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jawa
  3. SBY imbau tidak alergi terhadap demo 4 November
  • Rabu, 02 November 2016 — 14:57
  • 824x views

SBY imbau tidak alergi terhadap demo 4 November

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono meminta seluruh pihak tidak mencurigai pertemuan politik yang dilakukan orang atau kelompok di luar kekuasaan.
Susilo Bambang Yudhoyono. --tempo.co
ANTARA
Editor : Lina Nursanty
LipSus
Features |
Rabu, 19 Desember 2018 | 06:43 WP
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Cikeas, Jubi - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono meminta seluruh pihak tidak mencurigai pertemuan politik yang dilakukan orang atau kelompok di luar kekuasaan. Hal itu disampaikan SBY menyangkut rencana unjuk rasa 4 November 2016 di Jakarta oleh sejumlah kelompok organisasi massa yang menuntut agar Basuki Tjahaja Purnama diproses secara hukum lantaran pernyataannya terkait Surat Al Maidah ayat 51.

"Jangan kalau ada pertemuan politik yang di luar kekuasaan lantas dicurigai," ujar SBY dalam konferensi pers di kediamannya di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (2/11/2016).

SBY menjelaskan sepekan terakhir situasi politik di negeri ini menghangat, bukan hanya di Jakarta tapi juga di seluruh Tanah Air. Dia menyatakan bahwa masyarakat telah sama-sama menyaksikan pada beberapa hari belakangan ini banyak pertemuan politik dilakukan, misalnya, antara Presiden Joko Widodo dengan Prabowo Subianto, lalu dirinya (SBY) dengan Wapres Jusuf Kalla dan dengan Menko Polhukam Wiranto. "Dan banyak lagi pertemuan politik termasuk 'statement' yang dikeluarkan para tokoh politik," ujar SBY.

Dia menekankan tentu intelijen harus akurat dalam menyikapi setiap situasi termasuk pertemuan politik. Intelijen tidak boleh menjadi "ngawur" dan main tuduh. Menurut SBY, banyak seruan agar unjuk rasa boleh dilakukan asalkan tidak anarkis. Dia mengaku setuju dengan seruan seperti itu.

Bagi SBY, unjuk rasa di era demokrasi adalah unjuk rasa damai dan tidak anarkis. Dia mengatakan di era kepemimpinannya selama 10 tahun menjadi Presiden juga banyak unjuk rasa dilakukan, tetapi pemerintahan tidak jatuh, bahkan ekonomi tetap tumbuh dan pemerintah tetap bisa bekerja. "Saya tidak alergi dengan unjuk rasa, saya telah buktikan selama 10 tahun," ujarnya.

Namun demikian, SBY menegaskan, di jamannya, intelijen tidak mudah melaporkan sesuatu yang tidak akurat. Dirinya sebagai pemimpin juga tidak mudah menuduh dan mencurigai adanya orang-orang besar yang mendanai unjuk rasa yang terjadi. (*)
 

loading...

Sebelumnya

Harga sembako masih stabil jelang Desember

Selanjutnya

BMD-Alam janji berantas minol di Kota Jayapura

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23565x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19228x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15669x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12753x views
Domberai |— Senin, 10 Desember 2018 WP | 10857x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe