Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Bicara otsus harus punya data orang asli Papua  
  • Minggu, 25 Februari 2018 — 19:37
  • 1052x views

Bicara otsus harus punya data orang asli Papua  

Kepala BPS Kabupaten Jayapura, Jeffry De Fretes, mengatakan ketika kita bicara Otonomi Khusus (Otsus) harus ada data OAP. Pertanyaannya adalah OAP yang mana yang benar menjadi data. “Jangan hanya bicara Otsus tetapi kita tidak punya data sedikitpun tentang orang asli Papua,” katanya, saat ditemui Jubi, di Sentani, Sabtu (24/2/2018).
Kepala BPS Kabupaten Jayapura, Jeffry de Fretes, saat memberikan pengarahan kepada para pendamping dan mitra kerja di ruang kerjanya - Jubi/Engel Wally    
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi – Kepala BPS Kabupaten Jayapura, Jeffry De Fretes, mengatakan ketika kita bicara Otonomi Khusus (Otsus) harus ada data OAP. Pertanyaannya adalah OAP yang mana yang benar menjadi data.

“Jangan hanya bicara Otsus tetapi kita tidak punya data sedikitpun tentang orang asli Papua,” katanya, saat ditemui Jubi, di Sentani, Sabtu (24/2/2018).

"Sekitar 61 persen data OAP yang kami dapat selama kurang lebih tiga bulan di Kabupaten Jayapura adalah upaya dan kerja keras BPS melalui tenaga lapangan, mitra kerja, dan semua petugas yang setiap hari tanpa kenal lelah turun lapangan untuk melakukan pendataan. Tantangan dan hambatan sudah menjadi bagian dalam rutinitas kerja kami. Apalagi melewati beberapa distrik yang topografi alamnya benar-benar sulit dijangkau. Kendati demikian ada hasil yang memuaskan dari kerja kita selama ini," ujarnya menambahkan.

Jeffry mengatakan teknis pendataan yang dilakukan pihaknya adalah dengan mengisi forumulir pendataan OAP yang sudah dibuat. Hal ini dilakukan dengan mendatangi langsung di rumah-rumah warga. Sudah sangat jelas data tersebut tidak akan salah dan dapat digunakan untuk kepentingan pembangunan di daerah ini.

"Ke depan kita sudah memiliki aplikasi yang terpasang langsung di android para kepala kampung dan semua pimpinan daerah baik bupati dan wakil bupati serta masing-masing kepala dinas. Ketika melaksanakan program pembangunan di setiap dinas maka aplikasi ini bisa jadi panduan data untuk menetapkan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan. Hal ini bersinergi langsung dengan siberkat yang telah kita canangkan tahun lalu," kata de Fretes.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jayapura sejak akhir tahun 2017 telah melaksanakan pendataan orang asli Papua (OAP) di 19 distrik, 142 kampung, dan lima kelurahan di Kabupaten Jayapura.

Hasil pendataan OAP dengan prosentase 61 persen OAP dan 49 persen non-OAP. Dari 61 persen OAP ini penyebarannya di kampung-kampung sementara non-OAP penyebarannya di wilayah perkotaan. Dari hasil tersebut Pemkab Jayapura telah melaporkannya kepada Pemerintah Provinsi Papua pada kegiatan Rapat Kerja Pemerintah Daerah (Rakerda) yang diselenggarakan beberapa waktu lalu.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, memberikan apresiasi terhadap kinerja BPS bersama dengan Dinas Informasi dan Komunikasi yang telah membuat satu sistem pendataan yang cukup akurat guna membantu pelayanan pemerintah daerah di tengah masyarakat.

"Ini yang pertama di Papua dan sudah kita laporkan kepada Pak Gubernur, sehingga ke depannya semua kabupaten dan kota di Papua dapat melaksanakan hal yang sama. Kita sudah merilis satu sistem yang namanya sistem informasi berbasis kampung adat atau biasa disebut siberkat. Dengan sistem ini kita akan mengetahui semua informasi terkait apa yang dilakukan di semua kampung di daerah ini. Oleh sebab itu, sebagai kepala daerah, saya sangat berterima kasih atas upaya yang dilakukan Badan Pusat Statistik dan juga Infokom," jelas Bupati Awoitauw, saat ditemui di Sentani, Sabtu (24/2/2018). (*)

loading...

Sebelumnya

Dana kampung tahun 2017 masih tersisa Rp 13 miliar 

Selanjutnya

Jaga lingkungan supaya tetap layak huni

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34233x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 21839x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18377x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe