Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pilkada Papua
  3. Bawaslu diminta menegur pelanggaran iklan
  • Kamis, 08 Maret 2018 — 17:02
  • 791x views

Bawaslu diminta menegur pelanggaran iklan

Penayangan iklan kampanye di salah satu media cetak lokal pada Senin (5/3/2018), dinilai tindakan curi start kampanye.
Kantor Bawaslu Papua, Jubi/Dok
Alexander Loen
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Papua diminta menegur media lokal yang terbukti memasang iklan salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur peserta Pilkada 2018.

Koordinator Bidang Media Cetak Tim Kampanye Koalisi Papua Bangkit II (TK KPB II), Kadkis A. Matdoan, mengatakan penayangan iklan kampanye di salah satu media cetak lokal pada Senin (5/3/2018), dinilai sebagai tindakan curi start kampanye.

"Kami lihat pemasangan iklan ini sudah melanggar PKPU nomor  4, tahun 2017,” kata Matdoan kepada wartawan, di Jayapura, Kamis (8/3/2018).

Ia menyatakan pemasangan iklan di media massa difasilitasi oleh KPU, karena sudah diatur dalam peraturan. "Untuk itu, kami minta Bawaslu menegur pimpinan redaksi bersangkutan berikut tim kampanye Paslon," ujar Matdoan menambahkan.

Tim Kampanye Koalisi Papua Bangkit II melalui tim hukum dalam waktu dekat akan melaporkan temuan penayangan iklan kampanye pada salah satu media lokal itu kepada lembaga terkait.

Matdoan menegaskan pelaporan bukan sebagai bentuk tendesi, melainkan untuk pembinaan dan pemberian efek jera bagi media lokal. Dirinya juga mengharapkan media massa di Papua bisa bersikap netral dan tidak memihak saat menghadapi Pilgub 2018.

“Saya juga mengimbau para wartawan bersikap profesional dan berpijak pada undang-undang pers nomor 40 tahun 1999,” katanya.

Komisioner KPU Papua, Tarwinto, mengatakan pemasangan iklan kampanye  pasangan calon gubernur dan wakil gubernur maupun bupati serta wakil bupati, akan difasilitasi oleh lembaga penyelenggara di wilayahnya.

“Pemasangan iklan kampanye baru dapat dilakukan pada bulan depan, sebelum mendekati masa tenang. Sekarang belum bisa," kata Tarwinto.

Bawaslu sudah dapat melayangkan teguran kepada pimpinan redaksi bersangkutan, jika sudah ada media yang telah memuat iklan kampanye pasangan calon.  "Tapi yang ditegur adalah pimpinan media bukan Paslon," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Jika Konflik Kwamki tak beres, mahasiswa ancam boikot Pilgub Papua

Selanjutnya

FPPMKJ desak Uncen cabut gelar akademik calon gubernur Papua

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34292x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 22434x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18696x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe