Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Pelatih kesenian Jayawijaya didorong ciptakan kreasi
  • Senin, 12 Maret 2018 — 12:20
  • 944x views

Pelatih kesenian Jayawijaya didorong ciptakan kreasi

Puluhan pelatih kesenian dari berbagai sanggar seni maupun sekolah dan perguruan tinggi di kabupaten Jayawijaya, mengikui pelatihan tari kreasi dan vocal grup lagu etnik yang diselenggarakan dinas pariwisata dan kebudayaan setempat.
Asisten II Setda Jayawijaya menyematkan tanda peserta pelatihan bagi pelatih seni, Senin (12/3/2018) di salah satu hotel di Wamena-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Wamena, Jubi – Puluhan pelatih kesenian dari berbagai sanggar seni maupun sekolah dan perguruan tinggi di kabupaten Jayawijaya, mengikui pelatihan tari kreasi dan vocal grup lagu etnik yang diselenggarakan dinas pariwisata dan kebudayaan setempat. Puluhan pelatih kesenian itu didorong  mampu menciptakan kreasi seni bernuansa lokal yang berkopeten.

“Adanya pelatihan seperti ini diharapkan tersedianya para tenaga terampil berjiwa seniman dalam kreasinya, serta dapat menciptakan kreasi tarian dalam nuansa kearifan local masyarakat Jayawijaya,” kata Asisten II Setda Jayawijaya, Yohanes Katoleng, saat membuka acara pelatihan, Senin (12/3/2018).

Ia mengharap para pelatih seni yang dihasilkan akan kembali ke sanggar dan sekolahnya masing-masing, serta mempersiapkan diri untuk mengikuti festival seni kreasi. “Pemkab Jayawijaya akan melaksnakan festival pada April mendatang,” katanya.

Kepala dinas kebudayaan dan pariwisata Jayawijaya, Alpius Wetipo, mengatakan selama ini semua kegiatan tari maupun vocal grup yang dilakukan masih kurang.

“Para jurinya masih harus didatangkan dari luar karena selama ini Jayawijaya belum mempunyai sertifikasi yang baik untuk para seniman,” kata Wetipo.

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya membuka kesempatan melatih atau tim juri sekaligus menjadi pelatih sanggar di masing-masing  kelompok maupun sekolah. “Agar mereka bisa melatih anggota sanggar yang lain atau murid-murid sekolah lainnya,” kata Wetipo menambahkan.

Dinas pariwisata dan kebudayaan ingin berbagai tarian yang ada bisa dibuat suatu kreasi yang baru menjadi satu tarian yang lebih kreatif. Hal itu dinilai penting, apa lagi akan diadakan perlombaan khusus lagu daerah maupun tarian daerah. (*)

loading...

Sebelumnya

Potensi konflik Pilgub lebih besar ketimbang Pilkada Jayawijaya

Selanjutnya

Panwas Nduga koordinasi pelaksanaan Pemilu

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23553x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19220x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15660x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12739x views
Domberai |— Senin, 10 Desember 2018 WP | 10852x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe