Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nabire Membangun
  3. Nabire wajibkan pasien memeriksan TB dan HIV
  • Selasa, 20 Maret 2018 — 13:54
  • 940x views

Nabire wajibkan pasien memeriksan TB dan HIV

Kebijakan itu mulai dilakukan oleh Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Kaladiri, Distrik Wanggar Kabupaten Nabire tahun 2018 untuk menemukan penderita TB dan HIV/AIDS, serta Malaria, yang selama ini masih menjadi ancaman.
PKM Kaladiri, Jubi/Titus Ruban.
Titus Ruban
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Rabu, 19 Desember 2018 | 06:43 WP
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Nabire, Jubi- Pemerintah Kabupaten Nabire mewajibkan pasien memeriksan Tuberkulosis dan Human Immunodeficiency Virus. Kebijakan itu mulai dilakukan oleh Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Kaladiri, Distrik Wanggar Kabupaten Nabire tahun 2018 untuk menemukan penderita TB dan HIV/AIDS, serta Malaria, yang selama ini masih menjadi ancaman.

“Ini bagian dari pendataan program keluarga tahun 2018,” kata Kepala PKM Kaladiri, Rosmawati Samosir, kepada Jubi, Senin (19/3/2018).

Menurut dia, program keluarga sehat yang baru dilakukan di Kampung Kaladiri, salah satunya mengidentifikasi TB dan HIV/AIDS bagi setiap pasien yang datang. “Sedangkan pelayanan dasar adalah kesehatan ibu dan anak, pemberian gizi dan imunisasi,” kata Samosir menjelaskan.

Target pencapaian dari program utama dan layanan dasar sudah mencapai 80 persen, selain program  baru keluarga sehat.

Tercatat PKM yang ia kelola membawahi tiga kampung, terdiri Kaladiri 1, Kaladiri 2 dan kampung Bumi Mulia. Di situ terdapat dua Puskesmas Pembantu (Pustu) dengan pegawai sebanyak 21 orang terdiri dari 13 ASN dan delapan orang magang.

“Untuk pegawai cukup. Hanya yang menjadi kendala adalah bangunan dan seorang dokter. Kami butuh ruangan khusus untuk pasien TB,” katanya.

Sekretaris PKM, PKM Kaladiri, Armawati Parama, mengatakan ada beberapa kendala terutama, selain ruangan TB dan pasien gwat darurat serta kebutuhan satu unit Ambulance.

“Ini untuk pelayanan ke kampung-kampung yang ada di bawah PKM Kaladiri. Sebab selama ini kami kesulitan dan biasanya jika ada pasien Gawat Darurat kami pinjam mobil,” katanya.(*)

loading...

Sebelumnya

Umat Hindu di Nabire pawai Ogoh-ogoh

Selanjutnya

Dua siswa SMAN 2 Nabire tak ikut USBN

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23601x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19243x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15688x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12761x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe