Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. NU menilai ada salah paham soal menara masjid
  • Rabu, 21 Maret 2018 — 12:37
  • 779x views

NU menilai ada salah paham soal menara masjid

Ini hanya persoalan miskomunikasi antara pemimpin lintas agama dengan masyarakat adat
Masjid Al-Aqsha Sentani sedang dalam tahap pembangunan - Kemenag Papua.
Roy Ratumakin
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Rabu, 19 Desember 2018 | 06:43 WP
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Ketua Nahdatul Ulama (NU) Papua, Toni Wanggay, mengatakan persoalan menara Masjid Al-Aqsha di sekitar Jalan Raya Sentani – Kemiri, karena salah paham atau miskomunikasi yang tak dibangun dengan baik.

“Ada kebuntuan komunikasi antara pemimpin lintas agama. Ini hanya persoalan miskomunikasi antara pemimpin lintas agama dengan masyarakat adat,” kata Wanggay kepada Jubi, Rabu (21/3/2018) di Jayapura.

Ia juga menyadari selama ini kurang membangun komunikasi yang baik, sedangkan forum kerukunan umat beragama juga kurang menggelar kegiatan membangun dialog kerukunan dan kerja sama lintas agama.

“Mungkin ini yang kurang. Dengan kejadian ini, kita tersadarkan perlu adanya komunikasi yang lebih baik antara lintas agama dan masyarakat adat,” ujar Wanggai yang juga sebagai anggota Kelompok Kerja (Pokja) Agama, Majelis Rakyat Papua (MRP).

Sebelumnya, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengatakan persoalan menara masjid yang diributkan di media sosial (Medsos) bukan hal yang luar biasa. Ia mengakui hal itu sangat sensitif tetapi masih ada banyak jalan untuk menyelesaikan.

“Aspirasi masyarakat juga perlu didengar, tetapi proses pembangunan sudah berjalan sebelum saya jadi Bupati. Oleh sebab itu, dalam penyampaian dan juga menyikapi hal ini tidak perlu berlebihan,”kata Awoitauw.

Ia siap memfasilitasi duduk bersama dan membicarakan bagimana solusi terbaik. (*)

loading...

Sebelumnya

Ketua MRP: Paham radikal harus dibasmi

Selanjutnya

Rencana membongkar pasar sementara di luar kesepakatan

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23598x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19241x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15688x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12760x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe