Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Sumatera
  3. Warga desa resah karena beruang madu
  • Senin, 07 November 2016 — 13:48
  • 1135x views

Warga desa resah karena beruang madu

Warga Desa Talang Giring Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu resah dengan kemunculan empat ekor beruang madu (Helarctos malayanus) yang memasuki kebun karet sehingga mengganggu aktivitas petani setempat.
Beruang madu. --tempo.co
ANTARA
Editor : Lina Nursanty
LipSus
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Bengkulu, Jubi - Warga Desa Talang Giring Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu resah dengan kemunculan empat ekor beruang madu (Helarctos malayanus) yang memasuki kebun karet sehingga mengganggu aktivitas petani setempat.

"Sudah dua minggu ini ada sekawanan beruang masuk ke kebun karet petani sehingga beberapa petani tidak berani menyadap karet," kata Aceng, petani karet di wilayah itu, Senin (7/11/2016).

Kawanan beruang tersebut menurut dia tidak hanya memasuki kebun milik seorang petani, tetapi berpindah-pindah ke kebun yang lain di sekitar desa tersebut. Beberapa pondok milik petani tambahnya telah dimasuki dan diobrak-abrik kawanan satwa liar dilindungi itu.

Aceng menambahkan, kehadiran beruang madu ke wilayah perkebunan warga itu diduga untuk mencari makanan. Warga sudah melaporkan keberadaan beruang tersebut ke petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu.

Kepala BKSDA Bengkulu, Abu Bakar saat dikonfirmasi membenarkan laporan warga tentang kemunculan empat ekor beruang madu di areal kebun karet petani. "Kami sudah terima laporan dan sudah menurunkan petugas ke lokasi kemunculan beruang untuk dihalau ke dalam hutan," ucap Abu.

Abu menambahkan, beruang madu tersebut diperkirakan turun dari kawasan Taman Buru Semidang Bukit Kabu yang berbatasan dengan kebun milik petani di wilayah itu. (*)

loading...

Sebelumnya

Masyarakat Adat harus jadi pilar utama pembangunan daerah

Selanjutnya

Banjir di Wamena, belasan rumah warga terendam air

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23515x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19193x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15652x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12721x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe