Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Sumatera
  3. Korban Termakan Buaya Berhasil Dievakuasi
  • Jumat, 16 September 2016 — 14:32
  • 359x views

Korban Termakan Buaya Berhasil Dievakuasi

“Kuat dugaan, jasad korban yang sebelumnya telah disembunyikan oleh buaya yang memangsanya, pada Minggu pagi telah dilepaskan oleh buaya dimaksud, karena tidak sanggup lagi menahan keinginan dua orang pawang buaya ditambah lagi doa-doa yang dipanjatkan para santri dan ulama di pesantren tersebut sejak hari pertama kejadian,” kata Martunis.
Ilustrasi buaya. Noval Firmansyah tewas diterkam buaya di Sungai Lembang, Kabupaten Aceh Selatan. – merdeka.com
ANTARA
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Tapaktuan, Jubi – Jasad Noval Firmansyah (12), seorang santri, berhasil dievakuasi TIM SAR dalam kondisi terapung Senin (12/9/2016) sekitar pukul 09.30 WIB. Noval sempat menghilang selama hampir tiga hari setelah ia diterkam buaya saat tengah mandi di Sungai Lembang, Kecamatan Kluet Selatan, Kabupaten Aceh Selatan.

“Jasad korban langsung ke Puskesmas Kluet Selatan untuk divisum. Dan jenazah korban sudah dimakamkan di kompleks pondok Pesantren Darusy-Syuhada di Desa Pasie Lembang,” kata Martunis, mantan sekretaris Desa Pasie Lembang, Kecamatan Kluet Selatan.

Noval hilang pada Jumat (9/9) pagi sekitar pukul 08.00 WIB ketika tengah mandi-mandi bersama teman-temannya di Sungai Lembang yang berlokasi persis di belakang pesantren.

Jasad korban yang mengapung di sela-sela rumput sungai itu pertama kali dilihat oleh warga setempat yang kebetulan sedang melintas.

Tim gabungan yang dipimpin langsung Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi Sik sebelumnya telah menyisir lokasi penemuan jasad korban dengan tempat kejadian perkara yang berjarak sekitar 500 meter.

Masyarakat setempat di bawah arahan pawang buaya juga telah melakukan penyelaman ke dasar sungai di sekitar lokasi tersebut, namun saat itu tidak berhasil menemukan jasad korban.

“Kuat dugaan, jasad korban yang sebelumnya telah disembunyikan oleh buaya yang memangsanya, pada Minggu pagi telah dilepaskan oleh buaya dimaksud, karena tidak sanggup lagi menahan keinginan dua orang pawang buaya ditambah lagi doa-doa yang dipanjatkan para santri dan ulama di pesantren tersebut sejak hari pertama kejadian,” kata Martunis.

Diterangkan Martunis bahwa buaya pemangsa itu selain melepaskan juga tidak merusak tubuh korban. Kondisi jenazah masih utuh, kecuali di bagian tulang kaki bawah lutut dan dibagian wajah ada luka bekas gigitan buaya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemuda GIDI Cycloop Gelar Kemah Injil 2016

Selanjutnya

Tertibkan Hewan Ternak, Satpol PP Minta Senjata Bius

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34427x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23058x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18984x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe