Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Berita Papua
  3. Australia disarankan kunjungi Papua
  • Selasa, 08 November 2016 — 17:36
  • 2776x views

Australia disarankan kunjungi Papua

“Isu kedaulatan Indonesia atas Papua memang salah satu isu sensitive antara hubungan Australia-Indonesia. Namun ketidaknyamanan itu tidak lantas memberi Indonesia ‘tiket gratis’ untuk melakukan pelanggaran HAM di provinsi Papua, sekaligus juga tidak ada alasan Australia menjauh dari pendiskusian terkait masalah itu di level-level tertinggi (pemerintahan),” ujar Pearson.
Direktur Human Rights Watch (HRW) Australia, Elaine Pearson - Dok. Jubi
Zely Ariane
Editor : Kyoshi Rasiey

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi – Australia, khususnya parlemen, disarankan dating mengunjungi Papua untuk melakukan peninjauan langsung situasi HAM sipil, politik, ekonomi dan sosial budaya masyarakat Papua.

Meskipun Australia pendukung loyal kedaulatan Indonesia atas West Papua, sikap itu semestinya tidak lantas membuat Australia abai terhadap situasi pelanggaran HAM di sana, demikian dikatakan Direktur Human Rights Watch (HRW) Australia, Elaine Pearson yang dilansir The Guardian Jum’at lalu (5/11).

“Isu kedaulatan Indonesia atas Papua memang salah satu isu sensitive antara hubungan Australia-Indonesia. Namun ketidaknyamanan itu tidak lantas memberi Indonesia ‘tiket gratis’ untuk melakukan pelanggaran HAM di provinsi Papua, sekaligus juga tidak ada alasan Australia menjauh dari pendiskusian terkait masalah itu di level-level tertinggi (pemerintahan),” ujar Pearson.

Person menduga, terkait permintaan Ryamizard Ryacudu kepada Australia agar ‘menegur’ negara-negara Pasifik terkait isu West Papua, Indonesia merasa percaya diri sejak kedatangan Jaksa Agung Australia, George Brandis, ke Papua Agustus lalu.

“Memang Bandis adalah anggota kabinet pertama yang datang ke Papua, tetapi dia tidak bicara apapun terkait situasi HAM Papua dalam kunjungannya. Kunjungannya yang ditemani Wiranto juga menjadi masalah karena impunitas Menteri itu dalam banyak kasus pelanggaran HAM,” kata Pearson.

Dia menyarakan agar PM Australia, Malcolm Turnbull, dapat memulai pembicaraan dengan Presiden Jokowi.

“Jika pejabat Indonesia sangat ingin memperoleh dukungan Australia atas Papua, kenapa mereka tidak ijinkan dan beri akses bebas kunjungan delegasi parlemen multi-pihak dari Australia bersama jurnalis?” ujar Pearson.

Selama ini, lanjutnya, perlemen Australia sudah punya perhatian terhadap Papua, seperti inisiatif Parliamentary Friends of West Papua yang dipimpin oleh legislator Jane Prentice dan Senator Richard Di Natale.

“Kunjungan mereka bersama politisi lainnya, dan ahli di bidang-bidang seperti perdagangan, ekonomi, turisme, dan sosial budaya bisa bertemu para pemimpin Papua, masyarakat sipil, aktivis yang dipenjara dan rakyat Papua biasa,” kata Pearson.

Sementara itu, rencana Presiden Joko Widodo berkunjung ke Australia terpaksa ditunda untuk waktu yang belum ditentukan.

“Perkembangan saat ini memerlukan keberadaan Presiden Jokowi di Indonesia," ujar pernyataan pers dari Kementerian Luar Negeri, Sabtu (5/11/2016) seperti dilansir Tempo.co.

Sebelumnya, Jokowi dijadwalkan akan berkunjung ke Australia pada 6-8 November 2016. Kementerian Luar Negeri menyatakan penyesalannya terkait peundaan kunjungan tersebut.

Presiden sudah menugaskan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi membahas penjadwalan ulang kunjungannya ke Australia dalam waktu dekat. (*)

loading...

Sebelumnya

Perubahan iklim, ekstraksi sumber daya dan kolonisasi Papua didiskusikan di Sidney

Selanjutnya

Stok ayam potong di pasar Hamadi mencukupi

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23372x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19099x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15620x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12629x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe