Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Masyarakat keluhkan jalan Sentani-Depapre rusak parah
  • Senin, 16 April 2018 — 22:59
  • 1060x views

Masyarakat keluhkan jalan Sentani-Depapre rusak parah

“Saya sebagai warga masyarakat Doyo Baru, tepat di depan Konpi D, jalan rusak parah. Berikut di kali ular sering terjadi kecelakaan dan jembatan di depan bandara Adven Doyo Baru. Ada tiga titik jalan yang rusak di kampung Doyo Baru,” kata Fred Manuri.
Ruas jalan di Dosay yang kondisinya rusak dan hingga saat ini belum ada tanda-tanda diperbaiki -  Jubi/Yance Wenda 
Yance Wenda
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi – Kondisi jalan penghubung Sentani dan Depapre yang rusak parah menjadi keluhan masyarakat yang biasa melewati jalan tersebut. Jalan menuju Depapre ini tidak beraspal, berlubang, dan ketika hujan turun susah dilewati karena jalan tertutup lumpur dan pasir.

“Memang benar, jalan raya Depapre Sentani ini rusak parah sehingga masyarakat sebagai pengguna jalan mengerutu dengan kondisi itu,” Jhoni Fred Manuri, warga Doyo Baru, Senin (16/4/2018).

Jhoni juga mengatakan meski jalan raya ini berstatus sebagai jalan provinsi namun pemerintah daerah setempat juga perlu memberikan informasi kepada dinas terkait yang menangani jalan dan jembatan.

“Saya juga kesal dengan Pemkab Jayapura yang  tidak peduli dengan keluh kesah masyarakat  dengan ruas jalan raya yang rusak itu,” ucapnya.

Ia berharap pekerjaan ini bukan karena ada kunjungan kerja Presiden baru mau dikerjakan dengan buru-buru. Namun jalan yang berfungsi sebagai penghubung kampung-kampung dan kota ini perlu dibenahi.

“Saya sebagai warga masyarakat Doyo Baru, tepat di depan Konpi D, jalan rusak parah. Berikut di kali ular sering terjadi kecelakaan dan jembatan di depan bandara Adven Doyo Baru. Ada tiga titik jalan yang rusak di kampung Doyo Baru,” kata Fred Manuri.

Ia juga menjelaskan beberapa bulan lalu terjadi kecelakaan sehingga merenggut satu nyawa manusia. Arus deras kali ular ini juga membuat aktivitas terhambat.

“Jika tidak hati-hati kecelakaan itu bisa terjadi kapan saja, bisa pagi, siang, sore atau malam hari,” jelas Manuri.

Hal lain disampaikan seorang pengguna jalan raya Sentani Depapre, Vera. Ia mengatakan jika terjadi banjir akan terjadi macet panjang. Suasananya seolah berada di Kota Jakarta.

Kenapa e tidak ada perhatian untuk bikin jalan ini baik? Kasihan kita masyarakat, mahasiswa, dan pegawai lain kah. Mau beraktivitas bagaimana kalo sudah macet panjang harus tunggu instruksi dari pengatur jalan baru jala. Kalo tidak nanti tambah susah,” ucapnya.

Perempuan asal Dosay ini juga berharap ada solusi lain untuk melancarkan transportasi di saat hujan dan becek akibat air sungai yang meluap ke badan jalan.

“Kasihan mama-mama dorang mau ke pasar bawa jualan terpaksa harus habiskan di sini. Anak sekolah juga kasihan, jadi terlambat sekolah. Kami minta pemerintah turun dan lihat di saat hujan itu bagaimana keadaannya jalan ini,” kata Vera. (*)

loading...

Sebelumnya

PMKRI Jayapura lakukan pembinaan berjenjang agar lebih aktif

Selanjutnya

Festival film Papua II mengangkat tema masyarakat adat

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23309x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19072x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15611x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12605x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe