Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nasional & Internasional
  3. Komnas HAM akan turun ke Manokwari
  • Rabu, 09 November 2016 — 06:37
  • 925x views

Komnas HAM akan turun ke Manokwari

“Dengan tujuan untuk mencari data, fakta dan informasi apakah terdapat bukti permulaan yang cukup adanya dugaan pelanggaran HAM atau pemanggaran HAM berat,” terangnya.
Kantor Komnas HAM RI di Jakarta - Dok Jubi
Editor :
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi – Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Natalius Pigai mengatakan, peristiwa Sanggeng, Manokwari yang berawal  dari penusukan terhadap Vijay Paus Paus yang dilakukan di rumah makan di Sanggeng  telah mendapat perhatian publik baik di Papua, nasional juga internasional.

Natalius mengatakan, protes dari keluarga korban berupa memalang jalan Sanggeng, Manokwari sehingga pihak aparat melepaskan tembakan peringatan. Kemudian diarahkan untuk melumpukan masa tersebut ternyata menewaskan satu orang atas nama Onesimus Rumayom, dan lima orang lainnya terkena tembakan, serta sembilan orang lainnya mengalami penyiksaan oleh aparat. Begitupula korban akibat tembakan gas air mata adalah lima anak, maisng-masing empat perempuan dan satu laki-laki usia lanjut.

Menurut dia, peristiwa yang sesungguhnya adalah berskala besar, namun tenggelam dalam hiruk pikuk demonstrasi dan penegakan hukum di tingkat nasional mengakibatkan masalah ini tidak menjadi perhatian aparat penegak hukum.

“Peristiwa ini menambah semakin buruknya suatu pelanggaran HAM di Papua dan bagi rakyat Papua telah menambah memori buruk atau ingatan penderitaan orang Papua,”ujar Pigai kepada Jubi melalui telepon selular, Selasa, (8/11/2016).

Oleh karena itu, lanjut Pigai, untuk memberi rasa keadilan kepada rakyat Papua dan untuk mendorong adanya jaminan penegakan hukum, maka pihaknya telah memutuskan untuk melakukan pemantauan dan penyelidikan di Manokwari.

“Dengan tujuan untuk mencari data, fakta dan informasi apakah terdapat bukti permulaan yang cukup adanya dugaan pelanggaran HAM atau pemanggaran HAM berat,” terangnya.

Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum LP3BH, Yan Christian Warinussy mengungkapkan, berdasarkan investigasi yang sedang dilakukan pihaknya dalam kapasitas sebagai lembaga advokasi Hak Asasi Manusia (HAM) di tanah Papua, diduga keras adanya indikasi Pelanggaran HAM yang berat terjadi dalam peristiwa Sanggeng Berdarah, Rabu (26/10/2016), pukul 23.00 Wit dan Kamis (27/10/2016), pukul 10.00 Wit.

Menurut Warinussy, pihaknya memandang merujuk pada ketentuan pasal 9 huruf a dan huruf f dari Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM.

“Jika dikaji dari kasus kematian almarhum Onesiumus Rumayom (45), maka rujukan pasal 9 huruf a jelas dapat digunakan dalam menjerat si pelaku (oknum anggota polisi atau brimob) dan atau institusi (Polres Manokwari, Polda Papua Barat dan Brimob Polda Papua Barat) yang diduga keras telah melakukan tindakan pembunuhan dengan menembak mati almarhum Rumayom tersebut,” jelas Yan Christian Warinussy. (*)

loading...

Sebelumnya

Australia disarankan kunjungi Papua

Selanjutnya

Menggerakan pelayanan Kristen, LPMI akan gelar Reaching Leaders

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 33662x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17576x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 16877x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe