Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. DPRD Balikpapan: Siapa bilang Papua ekstrim?
  • Kamis, 19 April 2018 — 19:12
  • 999x views

DPRD Balikpapan: Siapa bilang Papua ekstrim?

“Tapi ternyata Papua nyaman. Kedatangan kami juga mengubah anggapan terhadap Papua. Tidak seperti yang teman-teman kami sampaikan atau bayangkan. Kami akan tawarkan ke teman-teman komisi lain ke Papua,” ujarnya. 
Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Nike Heni (tengah) dan anggotanya, Muhammad John Ismail Sembiring (kanan) – Jubi/Arjuna.
Arjuna Pademme
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Nike Heni mengatakan, Papua tak ekstrim seperti apa yang dibayangkan banyak orang di luar Papua, khususnya di kota asalnya.

“Ternyata tidak seperti yang diviralkan, atau dibayangkan khususnya warga Kota Balikpapan,” kata Nike usai bertemu DPR Papua, Kamis (19/4/2018).

Menurutnya, ketika berencana ke Papua anggota komisi lain DPRD Balikpapan bertanya mengapa berani ke Papua. Apakah tidak takut, karena rencana ke provinsi paling timur Indonesia disebut nekat. 

Namun lanjut dia, hal itu justru membuat pihaknya penasaran dan rasa ingin tahu terhadap kondisi Papua semakin besar. 

“Ternyata tidak seperti yang diviralkan, misalnya Papua selalu disebut konflik sosial. Tidak seekstrim yang disampaikan. Begitu kami landing (mendarat) di bandara Sentani, semua anggapan itu hilang. Kami diperlakukan layaknya tamu di Papua,” ucapnya.

Hal yang sama dikatakan anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Muhammad John Ismail Sembiring. Kata dia, awalnya sempat membayangkan bagaimana ekstrimnya Papua seperti yang diisukan orang di luar Papua selama ini. 

“Tapi ternyata Papua nyaman. Kedatangan kami juga mengubah anggapan terhadap Papua. Tidak seperti yang teman-teman kami sampaikan atau bayangkan. Kami akan tawarkan ke teman-teman komisi lain ke Papua,” ujarnya. 

Menanggapi itu, Wakil Ketua Komisi V DPR Papua, Maria Duwitau mengatakan, bukan hanya rombongan Komisi IV DPRD Balikpapan yang beranggapan seperti itu sebelum ke Papua. 

“Hampir semua orang di luar Papua selalu berpikir Papua rawan. Tapi ketika mereka menginjakkan kaki di Papua, pemikiran itu akan hilang. Indonesia mini ada di Papua. Suku dari Sabang sampai Merauke ada di Papua,” kata Maria. (*)

loading...

Sebelumnya

Mandenas: Utang RSUD Jayapura di PDAM lunas

Selanjutnya

Legislator: Bus Pemprov dapat mendatangkan PAD

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23351x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19086x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15619x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12616x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe