Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Sampah menumpuk di Danau Sentani
  • Selasa, 24 April 2018 — 12:48
  • 826x views

Sampah menumpuk di Danau Sentani

"Baru saja kita lewati Hari Air Sedunia dengan sejumlah komitmen yang disampaikan untuk menjaga dan melestarikan lingkungan hidup kita. Kenyataan yang terjadi, kondisinya sama sekali belum berubah dari sebelumnya, malah bertambah parah," ujar Kepala Suku Monim, saat ditemui di Dermaga Kampung Yahim. Selasa (24/4/2018).
Pembersihan Danau Sentani menjelang peringatan Hari Air Sedunia, beberapa waktu lalu - Jubi/Engel Wally 
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi - Ketika datang musim hujan, semua sampah yang tertampung di pinggiran aliran sungai besar dan kecil akan hanyut dan semuanya bermuara ke Danau Sentani. Akibatnya, danau yang indah ini tercemari tumpukan sampah.

Tokoh masyarakat adat Sentani, Neil Monim, mengatakan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat dan menjaga lingkungan tetap bersih, masih sangat rendah. Baik yang di perkotaan maupun yang hidup di pesisir Danau Sentani.

"Baru saja kita lewati Hari Air Sedunia dengan sejumlah komitmen yang disampaikan untuk menjaga dan melestarikan lingkungan hidup kita. Kenyataan yang terjadi, kondisinya sama sekali belum berubah dari sebelumnya, malah bertambah parah," ujar Kepala Suku Monim, saat ditemui di Dermaga Kampung Yahim. Selasa (24/4/2018).

Dijelaskan, ketika semua orang di luar sana berceritera tentang Jayapura, Danau Sentani yang akan lebih ditonjolkan dalam setiap pembicaraan mereka. Karena danau ini sangat indah keberadaannya yang terletak dibawah kaki gunung Siklop. 

Oleh sebab itu, kata Monim, pemerintah jangan tinggal diam terus tanpa ada kerja nyata. Kalau ada perda tentang air danau, sebaiknya segera disosialisasikan kepada masyarakat dan kalau belum ada, bisa segera dibuat perdanya. 

"Ada iven tahunan yang sering digelar oleh pemerintah yaitu Festival Danau Sentani. Tapi kondisi danau yang kotor seperti ini apakah kita tidak malu? Padahal fasilitas yang luar biasa ini diberikan Tuhan secara cuma-cuma kepada kita. Bahkan telah mendukung sejumlah kegiatan dan aktivitas yang dilaksanakan di atasnya termasuk FDS yang memasuki sebelas tahun saat ini, " ungkapnya. 

Sebelumnya, pemerhati lingkungan, Marshall Suebu, menyebutkan Danau Sentani ini ibarat Tuhan dan juga ibu kandung yang setia setiap saat memberikan kehidupan bagi masyarakat yang hidup di pesisirnya. 

"Ketika berbicara soal lingkungan, semua orang harus terlibat secara sadar untuk memelihara, merawat, dan melestarikannya. Danau Sentani dan Gunung Siklop adalah dua mahakarya Tuhan yang sangat indah bagi masyarakat di Kabupaten Jayapura. Kita sama-sama tidak menginginkan di kemudian hari mahakarya ini hanya menjadi sebuah cerita kuno generasi mendatang. Oleh sebab itu, mari kita sama-sama menjaga lingkungan kita dengan baik dan itu dilakukan secara sadar dan atas keinginin pribadi masing-masing," jelasnya.  (*)

loading...

Sebelumnya

Meski ada yang numpang, SMP di Jayapura melaksanakan UNBK online

Selanjutnya

Tahun 2019, pelayanan publik berpusat di distrik

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23351x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19086x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15619x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12616x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe