Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Faktor cuaca, harga bumbu dapur di pasar Pharaa naik
  • Selasa, 24 April 2018 — 18:37
  • 677x views

Faktor cuaca, harga bumbu dapur di pasar Pharaa naik

Sejak pekan kedua bulan April, harga berbagai jenis bumbu dapur di Pasar Pharaa Sentani mulai naik. Hal ini terjadi karena faktor cuaca yang kurang baik sehingga hasil panen berkurang.
Mama Griapon saat mengatur dagangannya - Jubi/Yance Wenda 
Yance Wenda
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi – Sejak pekan kedua bulan April, harga berbagai jenis bumbu dapur di Pasar Pharaa Sentani mulai naik. Hal ini terjadi karena faktor cuaca yang kurang baik sehingga hasil panen berkurang.

Seorang penjual bumbu dapar di Pasar Pharaa Sentani, Darmawati, mengatakan kenaikan harga bumbu dapur ini karena faktor cuaca yang kurang baik.

“Harga bumbu ini naik sudah satu minggu kemarin hingga saat ini masih tetap sama mau naik juga,” ucapnya, saat ditemui Jubi, akhir pekan lalu.

Terjadi kenaikan harga ini tentu membuat pembeli berkurang juga dimana biasanya pembeli membeli dalam jumlah banyak namun dengan kondisi seperti ini terjadi pengurangan dalam belanja.

“Yang naik itu bahan-bahan basah yang dari kebun seperti bawang merah naik menjadi Rp 60 ribu/kg, bawang putih Rp 57 ribu/kg, sayur kol Rp 20 ribu/kg dari sebelumnya Rp 15 ribu/kg, dan rica Rp 70 ribu/kg. Itu bumbu dapur yang naik. Kalau tomat per kilo Rp 15 ribu, tapi itu masih normal,” kata Darmawati.

Darmawati mengatakan untuk mengantisipasi terjadinya kehabisan stok bahan di pasar belum ada persiapan untuk persediaan dalam jumlah banyak karena tergantung kondisi di kebun.

“Ini sudah mau masuk bulan puasa kan jadi pasti harus ada persediaan menjelang hari-hari besar ke depan,” katanya.

Penjual lainnya, Maman, mengatakan dimana terjadi kenaikan harga berbagai bumbu dapur selama satu minggu ini belum ada kepastian kapan akan normal kembali.

“Harga bumbu ini kan naik bukan kami yang tentukan dan ini terjadi kenaikan juga karena faktor cuaca walau kadang pembeli mengeluh tapi ya begitu sudah,” kata Maman.

Menjelang bulan puasa bulan depan ia memastikan untuk tidak terjadi kenaikan lagi dan masih di harga yang ada ini karena kalau terjadi kenaikan maka akan tambah parah.

Kalo sudah naik jangan ada penjual yang gila-gilaan, menaruh harga sembarang, kasihan pembeli dan juga kasihan kami yang lain jual ini,” ucap Maman. (*)

loading...

Sebelumnya

Sebanyak 1.660 calon tenaga kerja OAP mengikuti pelatihan

Selanjutnya

Gangguan internet, Telkom Papua: Faktor alam

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34197x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 21394x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18168x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe