Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nabire Membangun
  3. Pemkab Nabire tetapkan 15 kampung keluarga brencana
  • Minggu, 13 Mei 2018 — 14:30
  • 827x views

Pemkab Nabire tetapkan 15 kampung keluarga brencana

Penetapan tertuang dalam surat keputusan Bupati, nomor 106 tahun 2018, tanggal 26 Februari 2018.
Bupati Nabire, Isaias Douw - Jubi/Titus Ruban.
Titus Ruban
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Nabire, Jubi – Pemerintah Kabupaten Nabire menetapkan 15 kampung Keluarga Berencana di sembilan distrik setempat. Penetapan tertuang dalam surat keputusan Bupati, nomor 106 tahun 2018, tanggal 26 Februari 2018.

“Penetapan tersebut berdasarkan beberapa kriteria yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat dalam menentukan kampung KB,” kata Bupati Nabire, Isaias Douw, Jumat (11/5/2018).

Menurut Douw, ada beberapa aspek mendasar untuk menentukan sejumlah kampung, seperti kampung nelayan yang berada di pesisir, kampung di daerah aliran sungan (DAS), kampung di kawasan penduduk miskin, daerah terpencil, wilayah perbatasan, kawasan wisata dan tingkat kepadatan penduduk.

“Termasuk kampung KB dan kampung lainya yang telah ditetapkan itu sudah memenuhi kriteria,” ujar Douw menambahkan.

Ia mengakui meski sudah ditetapkan, tetapi kampung KB belum dicanangkan karena masih menunggu kucuran dana dari pemerintah pusat. Namun ia memastikan program kampung KB itu sangat bermanfaat karena akan membantu masyarakat lewat keluarga berencana dengan menunjang pasangan usia subur dan mengatur jarak kelahiran.

Kebijakan kampung itu juga akan dirasakan oleh warga binaan lain yakni balita, remaja dan lanjut usia.

“Akan tetapi program ini tidak sama dengan bantuan kampung yang diterima langsung selama ini. Tetapi programnya bersifat pembinaan dan ditangani oleh kelompok kerja (Pokja),” katanya.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB kabupaten Nabire, Andrias Kambuaya, menyatakan penetapan kampung itu sudah dilakukan namun masih menunggu kebijakan lanjutan dari pemerintah pusat.

“Bila sudah maka kami akan menjalankan program tersebut,” kata Kambuaya.

Tercatat 15 kampung yang ditetapkan itu meliputi kampung Moor di distrik Moora, kampung Sanobadan , Kali Harapan, masing-masing di  Distrik Nabire. Kampung Kalisemen dan  Gerbang Sadu di Distrik Nabire Barat.  Kampung Air Mandidi dan Rawaudo di distrik Teluk Kimi, kampung Makimi dan  Manunggal Jaya, Distrik Makimi.

“Selain itu dua kampung di distrik Wanggar masing-masing Bumi Mulia  dan Wanggar Makmur, serta di distrik Yaro, masing-masing Kampung Yaro Makmurdan Jaya Mukti,” kata Kambuaya.

Ia menyebutkan ada dua kampung masing-masing Gamei Jaya dan Weinani masing-masing  di distrik Uwapa dan Napan. (*)

loading...

Sebelumnya

Bupati Douw : Otonomi seharusnya sejahterakan rakyat

Selanjutnya

FKUB dan Forkompimda Nabire hari ini gelar aksi solidaritas

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 33460x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17202x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 16646x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe