Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Pasien keluhkan kondisi sanitasi di RSUD Yowari
  • Kamis, 17 Mei 2018 — 20:48
  • 1050x views

Pasien keluhkan kondisi sanitasi di RSUD Yowari

“Kamar mandi ini tidak pernah dibersihkan. Dia punya bak tempat penampung air itu, saya yang kasih bersih,”ucap Yohana, seorang keluarga pasien.
Seorang keluarga pasien saat menunjukkan kondisi kloset yang sudah tidak berfungsi - Jubi/Yance Wenda 
Yance Wenda
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi –  Sejumlah pasien dan keluarga pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari Kabupaten Jayapura mengeluhkan kondisi sanitasi di rumah sakit tersebut yang sangat buruk.

Toilet khusus bagi pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari Kabupaten Jayapura, kondisinya sangat memprihatinkan. Kebersihan toilet tidak diperhatiakan, keran air tempat mencuci tangan dan lemari bagi pasien sudah rusak, tidak kunjung diperbaiki.

Dari pantauan Jubi di RSUD, dimana terdapat kloset yang tersumbat dan di ruangan sebelahnya, air yang tembus tembok mengalir ke lantai. Lemari yang sudah berkarat dan berada pada kondisi tidak bagus lagi.

Yohana, keluarga pasien, mengatakan sejak beberapa minggu ini kloset tidak dapat digunakan dan beberapa fasilitas lainnya seperti lemari dan keran air tempat mencuci tangan tidak juga berfungsi.

“Kamar mandi ini tidak pernah dibersihkan. Dia punya bak tempat penampung air itu, saya yang kasih bersih,”ucapnya.

Yohana menjelaskan kondisi air, bak sampah, dan air yang meluap keluar dari celah tembok membuat rasa tidak nyaman.

‘’Hal ini sudah terjadi beberapa minggu ini dan kloset saja kotoron tidak disiram tersumbat di ruang sebelah itu air keluar bocor sedikit,” kata dia kepada Jubi di Sentani, Kamis (17/5/2018).

Yohana juga mengatakan hal semacam ini perlu ditangani dengan baik walau dilihat hal sepele namun dapat membahayakan orang lain.

“Seperti yang bocor keluarkan ini bahaya. Orang tidak tahu, lewat kan bisa licin dan jatuh. Kalau toilet ini, tolong diperhatiakn karena pasien ini kalau mau buang air harus putar ke samping belakang sana, kan tidak mungkin, jauh,” katanya.

Seorang pasien yang tidak mau namanya ditulis, mengatakan dalam hal kebersihan air dan toilet di ruangan pasien perlu diperhatikan lebih baik lagi.

“Kebersiahan dan kenyamana pasien itu lebih baik. Di keran cuci tangan itu saja air tidak ada tapi barang itu tinggal terpasang begitu saja,”ucapnya.

Ia juga mengatakan dengan tidak baiknya toilet membuant pasien kebingungan.

Kalo pasien yang bisa jalan bagus tidak ada masalah. Coba kalo pasien yang tidak bisa jalan tapi harus bergerak dengan jarak yang cukup jauh,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pengurus BEM dan DPM FKIP Uncen dilantik, ini harapan akademik

Selanjutnya

Papua butuh ribuan tenaga kesehatan untuk formasi CPNS 2018

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23351x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19086x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15619x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12616x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe