Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pengalaman
  3. In memoriam Elieser Awom : Sniper pertama dari West Papua, pejuang Papua Merdeka
  • Minggu, 17 Juni 2018 — 15:43
  • 10477x views

In memoriam Elieser Awom : Sniper pertama dari West Papua, pejuang Papua Merdeka

Namun pada tahun 1984 almarhum mengundurkan diri dari satuan Brimob yang saat itu masih bergabung dengan angkatan bersenjata Indonesia untuk bergabung dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat/TPN- PB Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Elieser Awom semasa hidupnya - Dok. Jubi
Admin Jubi
Editor : Kyoshi Rasiey
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura Jubi - Salah satu pejuang pembebasan dan kemerdekaan West Papua, Elieser Awom meninggal dunia dalam perjalanan tugasnya -sebagai petinggi perjuangan pembebasan West Papua- dari Bintuni menuju Kaimana. Ia meninggal dalam usia 72 tahun pada hari Jumat (15/6/2018). Jenazah almarhum tiba di Manokwari pada hari Sabtu (16/6/2018) dan disemayamkan di rumah keluarganya.

Eliezer Awom lahir di Kampung Inasi Pulau Numfor pada 4 Juli 1948. Ia hanya mendapatkan pendidikan formalnya hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) namun karena bakat militernya yang menonjol pada 29 November 1965 ia berkesempatan ikut Diklat Brigade Mobile (Brimob) Deplat Lido di Cigombong, Bogor, Jawa Barat Indonesia.

Kariernya sebagai Brimob dimulai 1965 - 1971 saat bertugas di Mako Brimob Kelapa 2 Jakarta. Tahun 1971 ia bertugas pada Resimen 12 Irian Barat (Papua) pada Sekolah Kejuruan Danton Batalyon M Jayapura. Keahlian menembaknya membuat ia diangkat sebagai instruktur Penembak Jitu (sniper) pada Kursus Brimobdak Irja, angkatan ke 3 tahun 1981/83 berdasarkan Surat Perintah Kapolda XVII IRJA Nomor Sprint/36/II/1982. Awom adalah ahli menembak pertama asal Papua dalam sejarah Brimob di Papua.

Namun pada tahun 1984 almarhum mengundurkan diri dari satuan Brimob yang saat itu masih bergabung dengan angkatan bersenjata Indonesia untuk bergabung dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat/TPN- PB Organisasi Papua Merdeka (OPM).

 Karier ketentaraannya di  OPM berlangsung mulai tahun 1984 – 1988. Saat itu ia menjabat sebagai Komandan Peleton Pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat /TPN-PB. Tahun 1989 beliau ditembak dan ditangkap oleh TNI dan dijatuhi human mati/seumur hidup menjalani tahanan kurungan dalam penjara Republik Indonesia Rumah Tahanan Militer RTM Waena Jayapura. Selanjutnya ia dikirim Penjara Kelas I Kalisosok Surabaya Jawa timur Indonesia bersama beberapa pejuang pembebasan Papua Merdeka lainnya yang saat itu ditangkap oleh operasi yang dijalankan olej Laksusda Papua.

Tahun 2000 almarhum dan semua tahanan politik Papua Barat dibebaskan ketika reformasi terjadi di Indonesia. Pada tahun 2000 – hingga akhir hayatnya beliau menjabat sebagai Ketua Mantan Tahanan dan Narapida Politik/TAPOL-NAPOL Papua Merdeka.

Saat Kongres Papua 2 berlangsung di tahun 2000, beliau bersama almarhum John Simon Mambor mewakili Tapol-Napol Papua Merdeka dalam keanggotaan Presidium Dewan Papua/PDP. Pada tahun 2011 Kongres Rakyat Papua III melahirkan Negara Federal Republik Papua Barat, beliau di tunjuk menjabat Panglima Angkatan Bersenjata/PANGAB merangkap Menteri Pertahanan/MENHANKAM Negara Federal Republik Papua Barat hingga akhir hayatnya.

Pada 27 November - 6 Desember 2014 nama Tuan Eliezer Awom menjadi satu dari sekian nama-nama besar putera-puteri Papua Barat terbaik yang meletakkan Deklarasi Saralana yang melahirkan United Liberation Movement for West Papua/ULMWP sebuah Badan Persatuan Nasional Bangsa dan Rakyat Papua Barat yang terus konsisten memperjuangkan pembebasan West Papua.

Selamat jalan Tuan Elieser Awom. Jasamu akan dikenang terus di atas Tanah yang engkau perjuangkan ini. (*)

loading...

Sebelumnya

Belajar bertani dari Romanus Mbaraka

Selanjutnya

Obituary : Ben Marjen, dari seorang jurnalis hingga pejabat polisi di PNG

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34065x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18962x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17646x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe