Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Belum evaluasi, FDS tetap akan dikelola pihak ketiga
  • Kamis, 12 Juli 2018 — 14:10
  • 472x views

Belum evaluasi, FDS tetap akan dikelola pihak ketiga

“Secara umum FDS kemarin dapat dilihat pelaksanaannya. Kita fokus pada kuliner tetapi juga ada penambahan acara-acara yang sedang trend di zaman sekarang. Semua pihak sudah sepakat FDS dikelola pihak swasta,” ujar Bupati Awoitauw, saat ditemui di Sentani, Kamis (12/7/2018).
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, bersama sejumlah pejabat saat mengunjungi stand di FDS, 19 Juni lalu - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi – Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengaku belum mendapat laporan dari panitia atas penyelenggaraan Festival Danau Sentani (FDS) ke-11 yang berlangsung 19-23 Juli lalu. Hingga kini belum ada evaluasi terkait penyelenggaraan FDS.

Menurutnya, FDS berikutnya masih akan dikelola oleh pihak ketiga. Penyelenggaran tahun ini sebagai awal perkenalan dengan semua pihak sehingga ke depannya dibutuhkan juga masukan untuk perbaikan.

“Secara umum FDS kemarin dapat dilihat pelaksanaannya. Kita fokus pada kuliner tetapi juga ada penambahan acara-acara yang sedang trend di zaman sekarang. Semua pihak sudah sepakat FDS dikelola pihak swasta,” ujar Bupati Awoitauw, saat ditemui di Sentani, Kamis (12/7/2018).

Dikatakan, untuk peningkatan pariwisata di daerah ini, beberapa waktu lalu pihaknya telah bertemu dengan sejumlah pihak di Jakarta seperti Organisasi Buruh Internasional (ILO), National Geographic, dan Persekutuan Gereja-gereja Indonesia yang mempunyai program pemberdayaan masyarakat di Raja Ampat.

Pertemuan ini membahas terkait pelaksanaan FDS dan peningkatan pariwisata di daerah ini.

“Yang terpenting dalam pertemuan tersebut adalah bagaimana pemberdayaan ekonomi dan lapnagan-lapangan pekerjaan yang dapat dibuka oleh masyarakat,” katanya.

“Contoh lain misalnya ekowisata di Repang Muaif yang menyediakan tontonan kehidupan burung cenderawasih di alam bebas. Tempat-tempat seperi ini dapat dimanfaatkan untuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal,” ungkapnya.

Wakil Ketua II DPR Kabupaten Jayapura, Korneles Yanuaring, minta eksekutif dan pihak ketiga yang menangani secara langsung pelaksanaan FDS agar segera membuat laporan pelaksanaannya dan disampaikan kepada DPR.

“Laporan tersebut akan menjadi dasar untuk pelaksanaan FDS berikutnya. Berapa hasil yang didapat, siapa yang terkena dampak dari kegiatan tersebut, termasuk pendapatan asli daerah, dan siapa saja yang berkunjung dalam FDS,” ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

FDS harus dikelola seperti Raja Ampat

Selanjutnya

Kabupaten Jayapura raih predikat terbaik di PTSP 2018

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34466x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23163x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19025x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15591x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe