Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Sebanyak 28 warga PNG diamankan di kantor Imigrasi Merauke
  • Kamis, 12 Juli 2018 — 17:12
  • 659x views

Sebanyak 28 warga PNG diamankan di kantor Imigrasi Merauke

Sebanyak 28 warga dari Negara Papua Nugini (PNG) diamankan, setelah masuk melalui Pantai Lampu Satu, Kelurahan Samkai, Distrik Merauke. Mereka diamankan petugas Kantor Imigrasi Kabupaten Merauke dan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan.
Beberapa warga PNG yang sedang menjalani pemeriksaan di Kantor Imigrasi Merauke – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Merauke, Jubi - Sebanyak 28 warga dari Negara Papua Nugini (PNG) diamankan, setelah masuk melalui Pantai Lampu Satu, Kelurahan Samkai, Distrik Merauke. Mereka diamankan petugas Kantor Imigrasi Kabupaten Merauke dan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan.

Hal ini disampaikan Kepala Imigrasi Kabupaten Merauke, Murdo Danang Laksono, kepada wartawan di kantornya, Kamis (12/7/2018). 

Dikatakan, penangkapan dilakukan pada tanggal 11 Juli 2018 sekitar pukul 12.30 WIT.

“Kami mendapatkan informasi dari petugas imigrasi yang bertugas di pos imigrasi perbatasan Kondo, Florentius Keit, sehubungan dengan 28 warga PNG masuk di Pantai Lampu Satu,” ungkapnya.

Berbekal laporan itu, katanya, petugas langsung bergerak ke Pantai Lampu Satu dan menemui mereka. Rupanya saat masuk di wilayah NKRI, mereka tidak melalui pemeriksaan oleh pejabat imigrasi terlebih dahulu.

Oleh karena masuk tidak resmi, lanjut Laksono, mereka dikenakan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Dalam pasal 8 ayat (1), katanya, dijelaskan setiap orang yang masuk atau keluar wilayah Indonesia, wajib memiliki dokumen perjalanan yang sah dan masih berlaku.

Selanjutnya, menurutnya, pasal 9 ayat (1) jo pasal 113 mengatakan setiap orang yang dengan sengaja masuk atau keluar wilayah Indonesia wajib melalui pemeriksaan oleh pejabat pejabat imigrasi.

Ditambahkan, puluhan warga PNG itu dikenakan tindakan administratif keimigrasian berupa keharusan bertempat tinggal di suatu tempat tertentu di wilayah Indonesia sesuai pasal 83 ayat (1) yakni penempatan pada ruang detensi imigrasi kepada orang asing yang berada di wilayah Indonesia, tanpa memiliki dokumen perjalanan serta izin tinggal sah.

Kepala Seksi Wasdakim Kantor Imigrasi Merauke, Asran Siregar, mengaku hingga kini puluhan warga PNG ditahan dan sedang dalam proses pemeriksaan.

“Rencananya mulai besok akan dilakukan pemberkasan. Memang jumlahnya banyak, sehingga dipastikan memakan waktu lama,” katanya.  (*)

loading...

Sebelumnya

BPJS imbau masyarakat bayar iuran tiap bulan

Selanjutnya

Kabid SMP Disdik Merauke: Pungutan dari ortu siswa, harus ada kesepakatan

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34466x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23162x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19025x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15591x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe