Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. "Black Brothers" berlaga di Marora, uji tajam versus pertahanan rapat
  • Sabtu, 21 Juli 2018 — 22:07
  • 1129x views

"Black Brothers" berlaga di Marora, uji tajam versus pertahanan rapat

Kedua tim sebetulnya hanya menguji lini depan untuk Persipura dan lini belakang bagi Perseru.
Ian Kabes dan Calvin Wopi saling duel dalam derby di Stadion Mandala musim lalu – Jubi/Jean Bisay
Jean Bisay
Editor :
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP
Features |
Minggu, 09 Desember 2018 | 20:46 WP
Features |
Minggu, 09 Desember 2018 | 03:29 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Derby Black Brothers alias hitam bersaudara di Stadion Marora, Serui, Minggu 22 Juli 2018, di akhir putaran pertama GO-JEK Liga 1 2018 bersama Bukalapak akan berjalan seru.

Kedua tim sebetulnya hanya menguji lini depan untuk Persipura dan lini belakang bagi Perseru.

Sampai pekan ke-16, Mutiara Hitam sudah mencetak 24 gol sementara Cenderawasih Orange baru memasukan 9 gol.

Sebaliknya urusan pertahanan, Perseru justru lebih baik. Baru kebobolan 16 sedangkan gawang Persipura sudah 20 kali jebol.

Menurut Ketua Perhimpunan Ahli Ilmu Faal Olahraga Indonesia (PAIFORI) Papua, Daniel Womsiwor posisi di klasemen tidak begitu menentukan kekuatan sebuah tim.

Itu sebabnya untuk mencuri poin dari Perseru, Womsiwor menyarankan tim pelatih maksimalkan pemain usia emas.

"Saya sarankan agar tim pelatih Persipura maksimalkan pemain usia emas (20-30 tahun) dan minimalkan pemain usia di atas 30 tahun," katanya.

Menurutnya coach Amilton bersama para asisten bisa turunkan 60 persen pemain usia emas dan 40 persen di atas usia emas.

Analisa wakil ketua bidang Iptek dan sport science  KONI Papua ini bahwa tim semakin tidak produktif kalau pemain senior 5-7 orang dipasang sebagai line up.

"Ini yang jadi batu sandungan di putaran pertama. Peluang menang kedua tim, 50 banding 50," ujarnya.

I Putu Gede, juru taktik Perseru menyampaikan respek dengan Persipura. Sebagai tim mapan dan punya nama besar, Boaz dan kolega pasti ingin menampilkan permainan terbaik.

"Perseru pasti ngotot buat memenangkan pertandingan ini. Posisi kami yang sangat riskan di dasar klasemen jadi taruhan," ujarnya.

Mampukah Persipura membongkar pertahanan Perseru atau sebaliknya Perseru bisa menumbangkan seniornya.

Stadion Marora di pinggir pantai Mariadei menjadi saksi bisu. Laga di penghujung putaran pertama ini bakal menjadi milik siapa?. (*)

loading...

Sebelumnya

Papua melaju ke perempat final Kejurnas PPLP

Selanjutnya

Nafri FC dan Elang Brimob lolos enam besar

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 32530x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 14435x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 13157x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe