Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Dua atlet Anggar Asian Games membela Papua di PON 2020
  • Rabu, 19 September 2018 — 06:29
  • 746x views

Dua atlet Anggar Asian Games membela Papua di PON 2020

Kedua atlet tersebut adalah Voryn Thalya Kiriweno dan Alissa merupakan mantan atlet DKI Jakarta. Keduanya akan bergabung bersama 24 atlet Papua proyeksi PON 2020.
Ilustrasi pertandingan cabang olahraga Anggar di Asian Games - Jubi/ Inasgoc
Jean Bisay
Editor :

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Papua, Buce Hukunala menginformasikan dua atlet eks Asian Games akan perkuat tim anggar Papua di PON.

Kedua atlet tersebut adalah Voryn Thalya Kiriweno dan Alissa merupakan mantan atlet DKI Jakarta. Keduanya akan bergabung bersama 24 atlet Papua proyeksi PON 2020.

Prestasi Voryn adalah peraih medali perak di PON Jawa Barat, medali emas  PON Remaja di Surabaya, medali emas Kejurnas di Kalimantan, serta medali perunggu PON Riau. Sementara Alissa peraih medali perunggu pada PON Jawa Barat.

Alissa juga saat ini telah di Amerika Serikat untuk memperdalam pengetahuan mengenai cabang olahraga anggar.

“Dia (Alissa) sedang kuliah di AS, khusus untuk cabor anggar,” kata Buce Hukunala kepada wartawan di kantor KONI Papua, Selasa (18/9/2018).

Hukunala bilang dari 24 atlet anggar, baru 12 atlet yang telah melakukan tes fisik dan kesehatan.

“Jadi yang sudah siap mengikuti TC terpusat sementara adalah 12 atlet,” ujarnya.

Pelatih kepala tim Anggar Papua, Martina Sopacua mengatakan dalam persiapan atlet selama latihan, ia terkendala peralatan. Meskipun demikian semangat mengembangkan olahraga adu pedang di tanah Papua ini cukup tinggi.

“Kita tetap latihan meskipun masih pinjam peralatan orang lain. Bagaimana kita bisa memajukan olahraga anggar di Papua, jika kita tidak punya peralatan latihan,” katanya.

Sopacua ingin membangkitkan kembali olahraga ini di Papua yang sudah sekian puluh tahun mati suri.

“Anggar di Papua sudah hilang hampir 25 tahun, tetapi kami sekarang mulai menghidupkan  kembali. Untuk tahun ini kita sudah mulai menunjukan prestasi, saat mengikuti Kejurnas di Jakarta bulan lalu dari 74 kontestan kita berhasil masuk peringkat 32,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Babak regional Liga 3 mulai star 1 Oktober

Selanjutnya

Fisik pemain Persipura masih meragukan

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34428x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23059x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18984x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe