Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Sektor pariwisata Pasifik optimis dengan kunjungan Pangeran Harry
  • Rabu, 19 September 2018 — 07:31
  • 785x views

Sektor pariwisata Pasifik optimis dengan kunjungan Pangeran Harry

Sudah beberapa generasi dari keluarga kerajaan yang mengunjungi Pasifik, sejak kunjungan pertama Ratu Elizabeth pada tahun 1954.
Pangeran William dan Kate saat mengunjungi Kepulauan Solomon pada tahun 2012. - ABC News/ Reuters/ Rick Rycroft, file
Elisabeth Giay
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Suva, Jubi - Sektor pariwisata Kepulauan Pasifik berharap akan booming kembali, setelah kunjungan Pangeran Harry dan Meghan bulan depan.

Pasangan anggota Keluarga Kerajaan Inggris itu, sekarang dikenal sebagai Duke dan Duchess of Sussex, akan menuju ke Fiji dan Tonga sebagai bagian dari perjalanannya Oktober mendatang, yang juga melingkupi Australia dan Selandia Baru.

Sudah beberapa generasi dari keluarga kerajaan yang mengunjungi Pasifik, sejak kunjungan pertama Ratu Elizabeth pada tahun 1954.

Melihat perhatian dunia yang berpusat pada pengantin baru itu, sektor pariwisata Pasifik percaya bahwa kunjungan mereka akan memberikan kesempatan langka, untuk mengiklankan wilayah Pasifik di panggung dunia.

“Keuntungan terbesar kita adalah publisitas gratis yang akan kita dapatkan, dan mereka akan menempatkan Pasifik di peta,” Christopher Cocker, CEO Organisasi Pariwisata Pasifik Selatan (SPTO), mengatakan kepada ABC.

“Saya ingat ketika Pangeran William dan Kate pergi ke Kepulauan Solomon, mereka diberikan kaus Pasifik. Kaus itu kemudian menjadi produk yang dicari-cari oleh para wisatawan dan bahkan penduduk setempat,” katanya.

Ana Ungatea Palu dari Kementerian Pariwisata Tonga mengatakan, negara itu berharap dapat meningkatkan kontribusi sektor pariwisata kepada PDB tahunan, dari 20 hingga 30 persen pada 2020.

“Saya benar-benar percaya bahwa kunjungan itu akan meningkatkan kesadaran pengunjung dan turis dari seluruh dunia.”

Tonga juga memiliki keluarga kerajaan tersendiri, yang dikatakan akan membantu Kementerian Pariwisata dalam mempersiapkan kunjungan tersebut. (ABC News)

loading...

Sebelumnya

Penyelidikan kasus KDRT di Samoa rampung

Selanjutnya

Konflik sosial muncul di Maewo

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34425x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23054x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18983x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe