Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Menteri Yohana Yembise tutup Kongres Nasional Wanita GPKAI IV
  • Rabu, 19 September 2018 — 23:04
  • 1000x views

Menteri Yohana Yembise tutup Kongres Nasional Wanita GPKAI IV

Menteri Yohana Yembise minta GPKAI yang berpusat di Manokwari, Provinsi Papua Barat, agar terus membangun kaum perempuan untuk maju. Karena perempuan identik dengan anak-anak yang akan menjadi menjadi generasi penerus bangsa.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Yohana Yembise, bersama sejumlah ibu dengan tarian yang dibawakan – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Merauke, Jubi – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, menutup secara resmi Kongres Nasional Wanita Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI) IV yang dilangsungkan di Hotel Bela Fiesta. Penutupanditandai dengan pemukulan tifa.

Pantauan Jubi, Rabu (19/9/2018), kedatangan Menteri Yohana disambut tarian dari beberapa daerah. Selanjutnya Menteri Yembise melakukan peninjauan dan melihat hasil kerajinan wanita GPKAI mulai dari noken serta sejumlah kerajinan lain.

Dalam sambutannya, Menteri Yohana Yembise minta GPKAI yang berpusat di Manokwari, Provinsi Papua Barat, agar terus membangun kaum perempuan untuk maju. Karena perempuan identik dengan anak-anak yang akan menjadi menjadi generasi penerus bangsa.

Anak-anak, lanjut Menteri Yohana, ke depan harus bebas dari penyalahgunaan narkoba, rokok, dan segala jenis kekerasan. Karena sering terjadi selama ini adalah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Saya menteri yang menerima kasus hampir setiap hari akibat kekerasan perempuan dan anak yang terjadi dimana-mana,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Menteri Yembise minta kepada perempuan GPKAI mengusulkan berbagai program kerja secara tertulis, dan diserahkan kepadanya, supaya dari kementerian dapat membantu usaha yang sedang dijalankan.

“Saya bangga melihat perempuan GPKAI yang datang dari kabupaten/kota baik di Provinsi Papua maupun Papua Barat untuk mengikuti kongres yang dipusatkan di Kabupaten Merauke,” ungkapnya.

Ketua Panitia  Kongres GPKAI, Gerda Boseren, dalam laporannya mengatakan kongres dimaksud tidak lain melakukan konsolidasi antara sesama stakeholder kelembagaan wanita di GPKAI.

Selain itu, lanjut Boseren, sebagai forum silaturahmi stakeholder kelembagaan wanita GPKAI di seluruh Indonesia. Jumlah yang hadir mewakili Majelis Daerah (MD) adalah 40 daerah di seluruh Indonesia dari total seluruhnya 63 MD.

“Atas nama panitia, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan baik dana maupun tenaga untuk suksesnya kongres GPKAI ini,” katanya.  (*)

loading...

Sebelumnya

Simpan 14 bungkus sabu-sabu, suami isteri diciduk polisi

Selanjutnya

Rumah akan digusur, sejumlah warga datangi kantor DPRD Merauke

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34466x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23165x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19026x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15591x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe