Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Kabupaten di Papua kurang peduli soal Imunisasi MR
  • Sabtu, 22 September 2018 — 23:52
  • 1172x views

Kabupaten di Papua kurang peduli soal Imunisasi MR

“Ada 4 kabupaten yang sudah diatas 90 persen yang sudah melaksanakan imunisasi MR.
Petugas kesehatan saat memberikan vaksin Polio pada PIN Polio 2016 di kabupaten Puncak, Papua - Jubi/Jean Bisay
Roy Ratumakin
Editor : Jean Bisay

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Papua, drg. Aloysius Giyai mengaku belum ada kesadaran dari pemerintah kabupaten yang ada di Provinsi Papua tentang pentingnya pemberian imunisasi Measles Rubella (campak dan rubella – MR) terhadap generasi emas Papua.

“Program imuniasasi adalah salah satu program pencegahan bidang kesehatan untuk menciptakan kader-kader bangsa dalam segi pembangunan untuk masa depan. Untuk Imunisasi MR, saya melihat belum ada peran penting dari para pemimpin daerah,” kata Aloysius Giyai kepada wartawan, Jumat (21/9/2018) di Jayapura.

Dikatakan, kurangnya partisipasi pemerintah daerah juga menyebabkan angka keberhasilan dari pemberian vaksin tersebut menurun. Di Papua, kata Giyai baru mencapai 52, 92 persen atau secara keseluruhan yang telah diimuniasi MR sebanyak 488.709 anak.

“Masih saja ada pemimpin atau bupati yang tidak mau berbicara kepada masyarakatnya terkait pentingnya imunisasi. Nanti kalau sudah terjadi KLB baru ramai-ramai salahkan petugas kesehatanan hingga dinas kesehatan. Tetapi ketika kita ingin memberikan ‘pagar’ terhadap penyakit ini mereka tidak bergerak, bahkan tidak ada dukungan dana sekalipun,” ujar Giyai kesal.

Padahal menurut Giyai para kepala daerah tersebut sudah mengetahui akan pentingnya imunisasi, karena Dinkes Papua sudah melakukan sosialisasi hingga ada himbauan dari gubernur Papua tentang pemberian imunisasi tersebut.

Selain itu, dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tidak sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis). Padahal menurut Giyai, dana tersebut bisa digunakan untuk menunjang pelaksanaan imunisasi MR.

“Dana BOK itu kan bantuan dana dari pemerintah melalui Kemenkes dalam membantu pemerintahan kabupaten dan pemerintahan kota melaksanakan pelayanan kesehatan sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan menuju Millennium Development Goals (MDGs) dengan meningkatkan kinerja Puskesmas dan jaringannya serta Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan promotif dan preventif,”.

“Yang mau saya tekankan disini bahwa komitmen beberapa bupati yang kurang sehingga memgakibatkan capaian rendah,” terang Giyai.

Selain komitmen kepala daerah yang rendah, salah satu penyebab rendahnya partisipasi masyarakat untuk membawa anaknya imunisasi MR adalah isu soal vaksin yang haram.

“Tapi itu untuk di wilayah perkotaan seperti Kota Jayapura, tetapi kalau wilayah pegunugan Papua penolakannya karena kasus kematian pascaimunisasi di Jayawijaya,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Papua, dr. Aron Rumainum.

Selain soal isu halal dan haram vaksin, kendala lain yang dihadapi adalah sulitnya akses transportasi ke sejumlah wilayah yang harus mendapat vaksin. Menurutnya, ketersediaan carteran pesawat dan helikopter untuk mencapai pelosok-pelosok sejauh ini sangat terbatas. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Dinkes Papua minta perpanjangan waktu pelaksanaan Imunisasi MR

Selanjutnya

Ini langkah Dinkes Papua mendongkrak capaian Imunisasi MR

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34434x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23064x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18987x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe