Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Bangun Gedung Gereja Bermodal Janji Iman
  • Senin, 24 September 2018 — 13:38
  • 3187x views

Bangun Gedung Gereja Bermodal Janji Iman

“Gereja GIDI hadir untuk mereka yang hilang harapan. Pemabuk. Anak jalanan. (orang sakit) di (RSUD) Dok 2, (RSUD) Yowari, (RS) Dian Harapan. Gereja GIDI harus ada di situ karena gereja bukan mitra untuk kompromi-kompromi,” tegas pendeta Wandikbo.
Presiden Gereja Injili Di Indonesia (GIDI), Pdt. Dorman Wandikbo meletakan batu pertama pada pembangunan gedung gereja Jemaat Gracia Waena - Yuliana Lantipo
Yuliana Lantipo
Editor :
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP
Features |
Minggu, 09 Desember 2018 | 20:46 WP
Features |
Minggu, 09 Desember 2018 | 03:29 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi , 

Jayapura, Jubi - Presiden Gereja Injili Di Indonesia (GIDI), Pdt. Dorman Wandikbo, secara simbolis, memulai pembangunan gedung gereja Jemaat Gracia Waena dengan meletakan batu pertama pada Jumat, 21 September 2018.  Kemudian dilanjutkan oleh Ketua Klasis GIDI Port Numbay, Pdt. Yusman Kogoya, S.Th dan Gembala Jemaat, Ev. Metuben Gombo, S.Th.

Salah satu pesan Pdt. Dorman Wandikbo dalam sambutannya adalah mengingatkan pelayan Tuhan dan jemaat bahwa kehadiran gereja adalah untuk menyelamatkan umat manusia. 

“Gereja GIDI hadir untuk mereka yang hilang harapan. Pemabuk. Anak jalanan. (orang sakit) di (RSUD) Dok 2, (RSUD) Yowari, (RS) Dian Harapan. Gereja GIDI harus ada di situ karena gereja bukan mitra untuk kompromi-kompromi,” tegas pendeta Wandikbo.

Ia berharap, kegiatan rohani jemaat Gracia terus dijaga dan dikembangkan.

Sementara itu, Ketua Pembangunan Gedung Gereja, Yadinus Mabel, S.Th mengatakan gedung gereja saat ini sudah tidak sanggup lagi menampung anggota jemaatnya yang terus bertumbuh dalam iman dan jiwa-jiwa.

“Jemaat kami terus bertambah banyak, dan sekarang gereja ini sudah sempit. Sebagian jemaat terpaksa harus duduk di luar, di samping-samping gereja. Maka kami memutuskan untuk bangun lebih besar supaya bisa tampung jemaat Tuhan di dalam gereja,” kata Yadinus kepada Jubi, usai peletakan batu, Jumat (21/9/2018).

Panitia tak dapat menargetkan secara pasti waktu penyelesaian pembangunan tersebut. Pasalnya, semua bergantung pada ketersediaan material bangunan maupun dukungan dana.

Kendati demikian, Yadinus yang juga menjabat Ketua Devisi Pemuda pada BPL GIDI Pusat, mengaku optimis bahwa pembangunan dapat dirampungkan kurang dari dua tahun karena banyaknya sukarelawan.

“Saya percaya dua tahun kurang gereja ini bisa selesai. Jujur, saya tidak bisa target termasuk berapa uang yang diperlukan, tetapi tukang kami sudah ada, dan banyak anak-anak Tuhan yang sumbang sukarela seperti semen, seng, paku, batu, jadi ini luar biasa karena Tuhan ikut campur tangan,” ucapnya.

Janji iman

Sumbangan sukarela untuk pembangunan gereja rupanya telah menjadi kebiasaan dalam hidup berjemaat di GIDI. Satu per satu jemaat mengangkat tangannya dan mengucapkan janji iman di dalam rumah Tuhan untuk apa saja yang hendak disumbangkan.

Jumat siang, di sela-sela makan siang masakan tradisional-bakar batu, jemaat baik yang telah bekerja tetap maupun yang masih berstatus kuliah berlomba menyampaikan janji imannya.

“Saya akan sumbang semen 300 sak, dan mama sumbang seng,” ucap Pdt. Dorman Wandikbo. Di susul Anggota MRP Pokja Agama, Petrus Mabel yang akan menyumbang 100 sak semen.

Daftar janji iman jemaat semakin panjang setelah dibuka oleh Presiden GIDI tersebut. Sejumlah orang menjanjikan menyumbang semen, batu bata, seng, paku, hingga pasir.

“Dengan cara begitu saja kami sangat pecaya, pekerjaan ini akan berjalan lancar,” lagi kata Yadinus.

Setiap orang yang telah membuat janji iman tersebut nantinya akan membawa langsung materi bangunan ke gereja dan tak diberi batasan waktu. “Kami tak akan paksa kapan, karena kami percaya Roh Kudus yang akan mendorong. Kapan saja kami panitia siap menerima,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Panitia Pembangunan Gereja, Astry Gombo mengaku tak menyangka acara ibadah sekaligus peletakan batu pertama tersebut akan menghasilkan pertemuan indah dengan adanya janji iman.

“Kami sangat berterima kasih kepada semua yang telah ambil bagian dalam pekerjaan ini. Ini sangat membantu sekali,” katanya.

Kebahagiaan yang dirasakan Astry berangkat dari kisah jemaatnya sejak lahir gereja jemaat Gracia mula-mula, yang hingga kini sebagian besar merupakan mahasiswa.

Pada tahun 1993, sekiranya kurang dari 10 mahasiswa Univeristas Cenderawasih asal kabupaten Jayawijaya, berkumpul, bersekutu dan sepakat meminjam sebuah pondok yang dibangun di bukit Perumnas 3 belakang kampus Uncen sebagai tempat ibadah.

Hingga tahun 2006, jumlah jemaat mula-mula tersebut bertambah. Konon, atas izin pihak Uncen, jemaat yang bertumbuh hingga puluhan orang itu membangun gereja permanen di atas lahan sekitar 8 x 13 meter persegi.

Hingga sekurangnya 11 tahun berjalan, jemaat Gracia saat ini berkembang hingga memiliki sedikitnya 200an jemaat.

“Jadi, gereja ini kita bongkar dan bangun baru dengan tambah luasnya menjadi 9 x 20 meter persegi. Nanti ada dua tingkat; di bawah menjadi aula serbaguna dan di atas menjadi gereja. Kami targetkan bisa menampung 500an orang,” jelas Astry. (*)

loading...

Sebelumnya

Yonif 121/MK gelar pentas musik di perbatasan RI-Papua Nugini

Selanjutnya

Pertamina temu jurnalis empat provinsi

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 32532x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 14436x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 13172x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe