Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Animo masyarakat urus dokumen kependudukan melonjak
  • Senin, 24 September 2018 — 19:29
  • 504x views

Animo masyarakat urus dokumen kependudukan melonjak

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kabupaten Jayapura, I Nyoman Sucipta, mengatakan animo masyarakat pencari kerja (pencaker) di Kabupaten Jayapura melonjak saat dikeluarkannya informasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Jayapura.
Ilustrasi pencaker yang sedang mengurus dokumen kependudukan - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi – Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kabupaten Jayapura, I Nyoman Sucipta, mengatakan animo masyarakat pencari kerja (pencaker) di Kabupaten Jayapura melonjak saat dikeluarkannya informasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Jayapura.

Melonjaknya pencaker ini, kata Nyoman, perbandingannya satu dibanding seribu. Artinya, bahwa satu lahan pekerjaan diminati oleh seribu orang.

“Ini tandanya masyarakat masih berharap bekerja sebagai pegawai negeri sipil. Hal ini jelas berbeda sebelum ada pengumuman pendaftaran pegawai,” ujar Kadinsosnaker di Sentani, Senin (24/9/2018).

Menurutnya, ada semacam mobilisasi masa dari tempat lain ke daerah ini ketika ada ruang terbuka untuk mendapatkan pekerjaan. Sementara, setiap harinya pencaker hanya satu banding seratus.

“Dari sisi kependudukan, harus ada keseriusan dalam menangani warga masyarakat. Baru satu minggu di sini langsung urus dokumen kependudukan, lalu mendaftar kerja. Perlu ada pertimbangan terhadap hal tersebut,” jelasnya.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jayapura, Edison Awoitauw, minta instansi teknis yang menangani soal pencatatan dokumen kependudukan dan instansi yang menangani persoalan pencaker harus saling berkoordinasi. Apalagi memasuki masa-masa politik seperti saat ini.

“Semua orang yang baru masuk dan sudah lama menetap di daerah ini didata dengan baik, ada kebijakan khusus bagi mereka yang sudah lama tinggal di daerah ini, dan lebih khusus bagi masyarakat lokal sehingga tidak timbul kecemburuan sosial di tengah masyarakat kita. Minimal lima tahun ke atas bagi mereka yang baru datang di daerah ini,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Sebanyak 12 kampung dipastikan akan berubah status

Selanjutnya

Banyak perusahaan lalai awasi tenaga kerjanya

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34436x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23065x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18990x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe