Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Di Jakarta rival, Partai Demokrat dan PDI Perjuangan mesra di Papua
  • Senin, 24 September 2018 — 19:46
  • 3342x views

Di Jakarta rival, Partai Demokrat dan PDI Perjuangan mesra di Papua

Pernyataan ini juga dibenarkan oleh Sekretaris DPD PDIP Papua Hein Ohee. Menurutnya memang benar Partai Demokrat di Papua memilih berkoalisi dengan PDIP. Alasannya karena sosok Jokowi dianggap banyak berjasa kepada Papua.
Sekretaris DPD PDIP Papua Hein Ohee saat menandatangani kesepakatan pilkada damai yang berlangsung di Taman Imbi, Kota Jayapura – Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat menyatakan mendukung pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang. Keputusan berkoalisi dengan Jokowi dan Ma'ruf Amin ini dipastikan oleh Pegeus Motte selaku Wakil Direktur DPD Partai Demokrat Papua.

Menurutnya, meski secara nasional Demokrat berkoalisi dengan pasangan Prabowo - Sandiaga Uno, namun peta politik tersebut berubah di Papua. Gubernur terpilih yang diusung Partai Demokrat, Lukas Enembe diizinkan mendukung pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada Pilpres mendatang.

“Kami dari Demokrat Papua tidak melihat dari segi partainya tetapi sesuai dengan arahan Ketua DPD Partai Demokrat Papua bahwa figur Jokowi sudah tepat untuk memimpin Indonesia lima tahun ke depan. Jadi intinya kami melihat figur bukan partai pendukungnya,” katanya kepada Jubi usai pelaksanaan deklarasi Pilkada Damai di Kota Jayapur, Senin (24/9/2018).

Pernyataan ini juga dibenarkan oleh Sekretaris DPD PDIP Papua Hein Ohee. Menurutnya memang benar Partai Demokrat di Papua memilih berkoalisi dengan PDIP. Alasannya karena sosok Jokowi dianggap banyak berjasa kepada Papua.

“Kalau dari Koalisi Indonesia Kerja, bergabungnya DPD Demokrat itu diizinkan. Jadi tidak ada masalah dan yang penting kita bisa melaksanakan pemilu yang cerdas. Itu yang dipilih oleh Demokrat, yang penting kita bisa bersama menjaga Papua tanah damai,” kata Hein Ohee singkat.Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur Terpilih Lukas Enembe, secara gamblang mengambil sikap bersebrangan dengan partai yang telah mengantarkannya memenangi pemilu di Papua.

Ia mengaku siap menerima jika memang ada sanksi dari partai atas keputusannya tersebut.

“Saya siap disanksi oleh partai karena pilihan saya ini. Saya tetap mendukung Jokowi karena buktinya terhadap Papua,” kata Lukas Enembe beberapa waktu lalu usai penetapan dirinya sebagai Gubernur oleh KPU Papua di Jayapura.

Hal tersebut kembali ia tegaskan usai dilantik sebagai Gubernur oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara 5 September 2018 lalu. (*)

loading...

Sebelumnya

Komnas HAM temukan berbagai hal dalam kasus Yudas Gebze

Selanjutnya

Batas wilayah adat, masalah sensitif yang harus diselesaikan

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34466x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23163x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19026x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15591x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe