Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Berita Papua
  3. Gubernur Enembe: Jangan lagi ada OAP yang mati sia-sia
  • Senin, 24 September 2018 — 21:50
  • 6133x views

Gubernur Enembe: Jangan lagi ada OAP yang mati sia-sia

“Ko mau TNI kah, polisi kah, kalau bunuh orang Papua, saya lapor langsung PBB,” tegas Enembe, di Kampung Harapan Distrik Sentani Timur, dalam acara syukuran Bupati dan Wakil Bupati Puncak Papua terplih periode 2018-2023, Senin (24/9/2018).
Gubernur Papua, Lukas Enembe, saat memberikan sambutan didampingi Wakil Gubernur Papua, Bupati dan Wakil Bupati Puncak Papua - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi – Gubernur Papua, Lukas Enembe menegaskan jangan ada lagi orang asli Papua (OAP) yang mati sia-sia oleh tangan-tangan aparat militer yang bertugas di Papua.

“Kita sudah sedikit, masih juga dibunuh hanya karena persoalan sepele yang dapat diselesaikan dengan cara-cara yang bermartabat. Tidak boleh ada lagi orang Papua yang mati di tanah ini hanya karena persoalan sepele. Ko mau TNI kah, polisi kah, kalau bunuh orang Papua, saya lapor langsung PBB,” tegas Enembe, di Kampung Harapan Distrik Sentani Timur, dalam acara syukuran Bupati dan Wakil Bupati Puncak Papua terplih periode 2018-2023, Senin (24/9/2018).

Dikatakan, sejalan dengan perkembangan zaman, yang terpenting saat ini adalah setiap orang Papua harus berpacu dalam dunia pendidikan. Karena hanya dengan pendidikan yang akan mencerdaskan kehidupan kita.

“Kepada bupati dan wakil terpilih Kabupaten Puncak Papua, semua warga masyarakat yang adalah orang asli Papua adalah tanggung jawab kalian berdua. Sekali lagi saya ingatkan, pendidikan, kesehatan, ekonomi adalah hal penting yang harus diperhatikan,” ujarnya.

Gubernur Enembe juga berharap agar kondisi kamtibmas di Kabupaten Puncak dijaga dengan baik, jangan ada lagi perselisihan di antara masyarakat antar suku dan kampung.

“Kita juga harus baik-baik sama aparat keamanan. Karena belum ada satupun pemimpin di negara ini yang mampu menyelesaiakan persoalan HAM di Papua. Supaya hidup rukun dan damai, semua harus berjalan dengan baik serta sesuai dengan aturan yang berlaku,” harapnya.

Bupati terpilih Puncak Papua, Wilem Wandik, mengatakan pihaknya akan selalu memperhatikan apa yang disampaikan oleh Gubernur Lukas Enembe.

Dirinya juga berjanji akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

“Kepada semua masyarakat Kabupaten Puncak Papua, saya mengajak untuk kita semua kembali ke tanah lahir kita untuk membangun serta menjalankan pemerintahan yang baru dengan meningkatkan pelayanan yang dibutuhkan oleh masyarakat sekalian. Di sini bukanlah tempat kita. Oleh sebab itu sekali lagi saya mengajak untuk semua kembali ke daerah kita agar pembangunan dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Batas wilayah adat, masalah sensitif yang harus diselesaikan

Selanjutnya

Banyak perusahaan lalai awasi tenaga kerjanya

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34434x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23064x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18987x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe