Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. Chile nyatakan siaga polusi udara
  • Selasa, 25 September 2018 — 10:33
  • 705x views

Chile nyatakan siaga polusi udara

Tercatat ratusan kasus warga memperlihatkan tanda keracunan akibat konsentrasi tinggi zat pencemar di udara.
Ilustrasi pixabay.com
ANTARA
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Santiago, Jubi-Negara Chile menyatakan status siaga Polusi dan mengumumkan peringatan kesehatan, yang dipicu oleh tingkat polusi udara untuk sejumlah kota kecil seperti pantai Quintero dan Puchuncav di Wilayah Tengah negeri itu.

Pernyataan resmi pemerintah yang disampaikan pada pada Senin (24/9/2018) juga memerintahkan industri lokal penyebab polusi menghentikan operasi. Tercatat ratusan kasus warga memperlihatkan tanda keracunan akibat konsentrasi tinggi zat pencemar di udara.

“Pemerintah sedang mencari penyelesaian permanen bagi krisis tersebut, yang telah memerlukan proses selama beberapa dasawarsa,” kata Menteri Lingkungan Hidup Chile,  Carolina Schmidt kepada wartawan.

Menurut Carolina Schmidt  pemerintah telah melakukan setiap langkah untuk mengurangi babak polusi udara kaibat industri seperti di daerah tersebut. “Tapi anda tak bisa menghapuskan lebih dari 50 tahun polusi hanya dalam satu bulan", kata Schmitd, dikutip Xinhua.

Para pejabat sedang mempertimbangkan standard lebih ketat bagi pembuangan sulfur dioksida (SO2) denga mensahkan normal internasional, tindakan yang telah dituntut oleh para pecintan lingkungan hidup.

Peringatan tersebut dikeluarkan setelah sejumlah siswa jatuh sakit dalam beberapa pekan belakangan, sehingga memaksa pemerintah setempat membekukan kegiatan belajar-mengajar dan meluncurkan pusat perawatan darurat.

Pada Senin, siswa di kedua kota kecil itu dijadwalkan kembali ke sekolah setelah pemerintah bertindak untuk menghentikan peringatan tingkat-kuning, keputusan yang ditentang oleh Perguruan Tinggi Medis dan warga lokal Chile.

Presiden Sebastian Pinera belum lama ini berjanji akan membersihkan masyarakat yang tercemar "arsenik" dan zat pencemar lain, termasuk residu "karbon dan hidrokarbon" dari daerah pabrik industri.

"Kami memiliki dugaan kuat bahwa arsenik mungkin adalah penyebab peristiwa tinggi kanker yang mempengaruhi banyak warga di kedua kota kecil ini," kata Pinera. (*)

loading...

Sebelumnya

Penembakan parade militer, Iran tuding Israel dan AS terlibat

Selanjutnya

Pembunuhan massal warga Rohingya terencana dan sistematis

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34434x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23064x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18987x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe