Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Jayawijaya siap jadi proyek percobaan BUMDES
  • Selasa, 25 September 2018 — 12:29
  • 760x views

Jayawijaya siap jadi proyek percobaan BUMDES

Sebanyak 328 kampung di Kabupaten Jayawijaya dipersiapkan menjadi proyek percobaan (pilot project) pembangunan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) khususnya di Papua.
Pertemuan Bupati Jayawijaya bersama konsultan BUMDES dan sejumlah kepala kampung-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Syam Terrajana

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi – Sebanyak 328 kampung di Kabupaten Jayawijaya dipersiapkan menjadi proyek percobaan (pilot project) pembangunan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) khususnya di Papua.

Hal ini sesuai dengan pertemuan Bupati Jayawijaya, Wempi Wetipo bersama Rumah Pemberdayaan Indonesia dari Kementerian Desa dan juga Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung setempat, Senin (24/9/2018) di ruang kerja bupati.

Konsultan BUMDES dari kementerian desa, Ahmad mengungkapkan saat ini terdapat delapan kampung di Jayawijaya bakal dijadikan sebagai kampung percobaan untuk membuat suatu Badan Usaha Milik Kampung dari 40 kampung yang difasilitasi rumah pemberdayaan Indonesia.

“Berkaca dari studi banding yang dilakukan di 172 kampung di Yogyakarta dan Jakarta beberapa bulan lalu, maka pemerintah Jayawijaya memberikan apresiasi dengan pola pendampingan dimana implementasinya pertama akan memasang 20 unit mesin ATM BRI Link,” katanya.

Selain itu kata dia, kedelapan kampung percobaan ini juga nantinya akan diresmikan oleh Presiden RI.

Ia juga memastikan jika di tahun ini bakal meresmikan delapan pabrik pengolahan madu di Distrik Libarek, pabrik pengolahan Kopi di Distrik Wolo dan pabrik pengolahan bahan pertanian yang ada di Jayawijaya dan dikelola oleh BUMDES yang sudah dibentuk.

“Kita coba untuk kembangkan kampung di Jayawijaya yang memiliki potensi yang besar dengan memberikan pendampingan sesuai dengan hasil studi banding yang dilakukan oleh kepala kampung di Yogyakarta,” ujar dia.

Bupati Jayawijaya Wempi Wetipo mengatakan, dari hasil studi banding para kepala kampung sebenarnya daerah itu tidak potensial, namun bagaimana BUMMMDES yang memberikan pendampingan ini bisa mengawali itu dengan modal Rp300 juta, bisa menghasilkan Rp.24 Miliar per tahun.

“Potensi yang ada di Jayawijaya ini lebih besar dibandingkan yogyakarta dan Jakarta, jika 328 kampung di Jayawijaya dikerahkan uang yang didapatkan sebesar Rp400 Miliar dari dana desa, maka ini sudah bisa berkembang untuk menyerap tenaga kerja yang cukup besar, jika 328 kampung bisa membangun bumdes akan lebih banyak lagi rekutan untuk bekerja, apalagi dengan adanya mesin pabrik yang didatangkan dan kerjasama dengan pihak swasta maka Jayawijaya akan menjadi pilot projet dari kementrian desa,” ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Konferensi Klasis Amuma pertama siap digelar

Selanjutnya

Perubahan APBD 2018 Jayawijaya naik Rp51 Miliar

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34436x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23065x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18990x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe