Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Menteri dipecat, politik Kepulauan Cook labil
  • Rabu, 26 September 2018 — 09:32
  • 618x views

Menteri dipecat, politik Kepulauan Cook labil

Berbicara kepada CINews dengan syarat anonimitas, sumber itu mengatakan pemerintah bisa berganti dalam beberapa bulan, atau bahkan beberapa minggu ke depan.
Anggota parlemen dari Avatiu-Ruatonga-Palmerston (RAPPA), MP Albert Nicholas, saat pelantikannya pada Mei 2015. - Cook Islands News/ 18092124
Elisabeth Giay
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Avarua, Jubi - Situasi politik di Kepulauan Cook sedang labil dan pemerintah bisa berubah kapan saja, kata seorang komentator politik berpengalaman.

Berbicara kepada CINews dengan syarat anonimitas, sumber itu mengatakan pemerintah bisa berganti dalam beberapa bulan, atau bahkan beberapa minggu ke depan.

Kemungkinan perubahan dikatakan bisa terjadi dalam internal partai politik Cook Islands Party (CIP), untuk menggantikan Perdana Menteri Henry Puna dengan Menteri Keuangan Mark Brown, hingga peluang pembentukan pemerintahan koalisi baru yang akan terjadi, karena beberapa anggota parlemen akan menyeberang dan meninggalkan blok oposisi.

Di tengah-tengah ketidakpastian seputar masa depan pemerintah Kepulauan Cook adalah nasib dari Menteri Dalam Negeri yang baru saja lengser, Albert Nicholas, yang dilaporkan sedang mengalami masalah kesehatan yang serius, menurut sumber itu.

Dalam upacara pelantikan Mac Mokoroa sebagai Menteri Dalam Negeri yang baru pada Rabu (19/9/2018), Perdana Menteri Puna menyampaikan kepada Perwakilan Ratu Kerajaan Inggris, Tom Marsters, bahwa ia terpaksa harus mengakhiri penunjukan ‘seorang menteri’ karena alasan pribadi.

Jelas-jelasan berbicara tentang Anggota Parlemen dari Avatiu-Ruatonga-Palmerston (RAPPA), MP Albert Nicholas, Puna berkata: “Ia tidak lagi dapat melaksanakan tanggung jawabnya sebagai jabatan menteri yang tertinggi, dan perubahan ini memaksa kita untuk mengakhiri penunjukan menteri itu, dan menunjuk seorang menteri yang baru untuk menggantikannya.”

Sebelum pemilihan umum tahun ini, Juni lalu, MP Nicholas dilaporkan menghabiskan beberapa minggu di sebuah rumah sakit Auckland, Selandia Baru, karena menderita infeksi darah yang disebabkan gigitan kaki seribu. Beberapa waktu sebelum itu ia sudah dirawat di Rumah Sakit Rarotonga.

MP Nicholas, yang telah absen sejak putusan tentang petisi pemilu, masih menjabat sebagai anggota parlemen di pemerintahan CIP. Menurut peraturan yang berlaku saat ini, seorang anggota parlemen dapat diganti jika ia tidak menghadiri rapat parlemen, selama 14 hari berturut-turut.

Kamis lalu PM Henry Puna mengatakan, dia yakin MP Nicholas akan kembali ke pulau itu akhir pekan lalu.

Jika pemerintah memutuskan bahwa Nicholas tidak dapat melanjutkan kursinya sebagai anggota parlemen, suatu pemilihan sela akan diadakan dimana calon Partai Demokrat, Teina Rongo, dikatakan berpeluang untuk menang, kata sumber itu. Jika ini terjadi perubahan pemerintahan dari CIP bisa terjadi.

Sementara itu, juru bicara Parta CIP, yang juga menolak disebutkan namanya, mengklaim Kamis lalu bahwa pemerintah stabil. (Cook Islands News)

loading...

Sebelumnya

Kedaulatan Vs Ketergantungan di Pasifik

Selanjutnya

Badan amal canangkan pendekatan holistik untuk KDRT di Fiji

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34434x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23064x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18987x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe