Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Pendaftaran CPNS di Papua Barat ditunda
  • Rabu, 26 September 2018 — 13:46
  • 1838x views

Pendaftaran CPNS di Papua Barat ditunda

Meski secara nasional, katanya, Rabu (26/9/2018) ini, pendaftaran sudah dibuka melalui portal resmi yang disediakan, tapi Papua Barat belum bisa melaksanakan karena masih ada hal-hal teknis yang perlu disiapkan.
Kepala BKD Papua Barat, Yustus Meidodga - Jubi/Hans Arnold Kapisa
Hans Kapisa
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Manokwari, Jubi - Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Provinsi Papua Barat, Yustus Meidodga, mengatakan Provinsi Papua Barat masih menunda proses pendaftaran CPNS secara online.

Meski secara nasional, katanya, Rabu (26/9/2018) ini, pendaftaran sudah dibuka melalui portal resmi yang disediakan, tapi Papua Barat belum bisa melaksanakan karena masih ada hal-hal teknis yang perlu disiapkan.

"Ada hal-hal teknis yang belum lengkap, baik itu formasi dari Kabupaten/kota di Papua Barat maupun apa saja yang perlu disiapkan saat pendaftaran nanti. Semua itu baru kami bahas dalam rapat teknis kemarin. Jadi, Papua Barat masih menunda waktu pendaftaran," ujar Meidodga, kepada wartawan di Manokwari.

Belum ada petunjuk resmi dari Menpan untuk memberlakukan tes CPNS secara manual di Papua Barat. Meski ada desakan dari masyarakat pencari kerja di kabupaten/kota, namun itu sebatas aspirasi yang akan dilanjutkan oleh Gubernur Papua Barat kepada Menpan.

Pasalnya, kata Meidodga, permintaan untuk tes manual sudah diupayakan sejak dulu namun Pemerintah Pusat tetap bersikeras dan tetap melaksanakan tes online.

Akan tetapi, katanya, pihaknya tidak akan mengecewakan pencari kerja dan masyarakat di Papua Barat. Karena dalam waktu dekat ini tim yang dipimpin Gubernur Papua Barat akan mengantar aspirasi masyarakat ke Menpan di pusat.

Semua pihak diharapkan tenang dan tetap mengikuti perkembangan informasi.

"Tidak semudah membalik telapak tangan, karena ini semua berhubungan dengan keuangan negara. Hanya Presiden yang berwenang sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam penganggaran seleksi CPNS 2018," ujarnya. 

Sebelumnya, mahasiswa dan ratusan pencari kerja di Papua Barat melakukan aksi demo ke Kantor Gubernur Papua Barat, menolak seleksi CPNS 2018 melalui jalur online. Hal itu disampaikan dalam pernyataan sikap yang dibacakan oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unipa, Pilatus Lagowan, di Manokwari, beberapa waktu lalu.

Dalam pernyataan sikap tersebut, Lagowan mendesak Gubernur Papua Barat untuk mengeluarkan peraturan gubernur untuk berlakukan seleksi CPNS secara manual.

Selain itu, Gubernur Papua Barat juga diminta berani berskikap terhadap pemerintah Pusat terkait seleksi CPNS di Papua Barat mengingat masih berlakunya UU Otonomi khusus (Otsus) di Tanah Papua. (*)

loading...

Sebelumnya

Pailit, pabrik sawit Yongjing di Manokwari berhenti beroperasi

Selanjutnya

Ini komentar keren Bupati Tambrauw tentang penerimaan CPNS secara online

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 33516x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17307x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 16713x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe