Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Festival Makan Papeda akan digelar di semua kampung
  • Minggu, 30 September 2018 — 22:56
  • 964x views

Festival Makan Papeda akan digelar di semua kampung

“Kebangkitan masyarakat adat tidak hanya sebatas kata-kata saja tetapi harus ada aksi nyata di setiap kampung. Dengan makan papeda bersama adalah bagian dari pelestarian nilai budaya masyarakat lokal,” jelas Demetouw, di Kampung Abar, Minggu (30/9/2018).
Penyerahan sempe (gerabah) secara simbolis kepada Kepala Kampung Abar sebagai tanda dimulainya Festival Makan Papeda di setiap kampung - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi – Setelah dua tahun penyelenggaraan Festival Makan Papeda di Kampung Abar Distrik Ebungfauw Kabupaten Jayapura, tahun depan festival serupa akan digelar bersamaan di seluruh kampung di pesisir Danau Sentani.

Pernyataan tersebut telah dinyatakan oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura bersama sejumlah kepala kampung yang hadir dalam Festival Makan Papeda II tahu 2018, sekaligus penyerahan sempe (gerabah) secara simbolis dari pemerintah daerah kepada sejumlah kepala kampung.

Bupati Jayapura yang di wakili Asisten III Setda Kabupaten Jayapura, Timotius Demetouw, dalam sambutannya di Kampung Abar mengatakan program pemerintah daerah dalam pembangunan selama ini adalah pembentukan kampung adat. Hal ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari rangkaian kegiatan Festival Makan Papeda di setiap kampung.

Dikatakan, ketika papeda dan ikan disajikan menggunakan sempe lalu dimakan bersama-sama dalam kekerabatan dan kekeluargaan, sesungguhnya memiliki nilai yang sangat berbeda ketika papeda disajikan menggunakan bahan atau produk moderen.

“Kebangkitan masyarakat adat tidak hanya sebatas kata-kata saja tetapi harus ada aksi nyata di setiap kampung. Dengan makan papeda bersama adalah bagian dari pelestarian nilai budaya masyarakat lokal,” jelas Demetouw, di Kampung Abar, Minggu (30/9/2018).

Kepala Kampung Abar, Naftali Felle, minta Pemerintah Kabupaten Jayapura senantiasa memberikan perhatian yang serius terhadap upaya masyarakat dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai budaya yang pastinya tidak dijumpai di tempat lain.

“Kami minta event budaya ini juga dilaksanakan setiap tahun, selain Festival Danau Sentani, Festival Bahari Tanah Merah, dan Festival Sagu di Toware. Sehingga ada niat dari masyarakat untuk tetap melestarikan serta menjaga nilai-nilai kebersamaan dalam berbudaya tetapi juga berbangsa,” jelasnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Festival Makan Papeda kembali digelar di Kampung Abar

Selanjutnya

Bupati Jayapura: Bencana alam tak bisa dihindari, tapi kerugian bisa diminimalkan

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34466x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23161x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19025x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15591x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe