Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Meepago
  3. Penerimaan CASN 2018, Bupati di Meepago diminta prioritaskan OAP
  • Senin, 08 Oktober 2018 — 21:29
  • 1105x views

Penerimaan CASN 2018, Bupati di Meepago diminta prioritaskan OAP

"Intinya, kami mau agar di Meepago penerimaan formasi CASN tahun 2018 ini OAP menjadi prioritas demi mengurangi pengangguran di wilayah Meepago," kata Ketua Barisan Muda Damai Sejahtera Deiyai, Mando Mote.
Mando Motte ketika bertatap muka dengan masyarakat – Jubi. Doc
Hengky Yeimo
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Ketua Barisan Muda Damai Sejahtera Deiyai, Mando Mote, minta Bupati Dogiyai, Deiyai, dan Paniai, dalam penerimaan calon aparatur sipin negara (CASN) formasi 2018 mengutamakan orang asli Papua (OAP).

“Pada pertemuan beberapa pekan lalu di Kota Jayapura bersama Gubernur Lukas Enembe serta seluruh bupati dan wali kota di Provinsi Papua, membahas penerimaan mahasiswa IPDN, CASN 2018 secara offline, dan PON 2020. Sebagi tokoh pemuda, saya sarankan hal serupa, agar kuota orang Papua bisa terpenuhi," kata Mando, kepada Jubi, melalui sambungan selularnya, pekan lalu.

Mando mengatakan berdasarkan kesepakatan bersama 28 bupati dan wali kota, disetujui penerimaan calon praja IPDN ke depannya mengutamakan orang asli Papua (OAP).Penerimaan tahun ini tidak terjadi pembatalan, dan minta penerimaan CASN tahun 2018 secara offline.

"Saya mengapresiasi Gubernur Enembe dan para bupati yang langsung menemui Presiden Joko Widodo untuk membahas kesepakatan kuota OAP," katanya.

Lanjut Mando, beberapa kabupaten di Papua dalam formasi penerimaan CASN tahun ini menerima 100 persen OAP namun beberapa kabupaten lainnya menerapkan skala prioritas 80 persen OAP dan 20 persen non Papua.

"Kami BMDS melihat untuk CASN K2 yang belum menerima SK sebagai ASN harus menjadi perhatian. Honorer yang masuk dalam K2 tapi belum terakomodir, segera minta dan mengakomodir data, dalam hal ini Kepala BKD di masing-masing kabupaten di Meepago untuk lakukan verfikasi data untuk mengecek yang benar-benar sebagai honorer," katanya.

Mando mengatakan non-honorer lebih dominan akan mendaftar maka itupun wajib diperhatikan dengan analisis kepegawaian dan kebutuhan daerah setempat.

"Intinya, kami mau agar di Meepago penerimaan formasi CASN tahun 2018 ini OAP menjadi prioritas demi mengurangi pengangguran di wilayah Meepago," katanya.

Caretaker Bupati Deiyai, F.X Mote, menyetujui formasi CASN 2018 harus orang asli Papua.

"Saya dan bersama dengan para bupati sudah menandatangani kesepakatan tersebut. Kami meminta hanya satu, kuota OAP harus diprioritaskan," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Uang korupsi perahu puskesling Dinkes Mimika disetor ke kas negara

Selanjutnya

Mulai hari ini, Guru SMA-SMK di Mimika mogok mengajar

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34144x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 20545x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17872x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe