Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Kalimantan
  3. Pencegahan kepunahan Rangkong Gading disosialisasikan
  • Rabu, 24 Oktober 2018 — 20:15
  • 950x views

Pencegahan kepunahan Rangkong Gading disosialisasikan

Pemerintah Kalimantan Barat dan pihak terkait untuk bersama-sama mencegah kepunahan Rangkong Gading, yang menjadi salah satu satwa dilindungi di Indonesia.
Burung Rangkong, pixabay.com

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Pontianak, Jubi  - Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Wiratno, mengajak pemerintah Kalimantan Barat dan pihak terkait untuk bersama-sama mencegah kepunahan Rangkong Gading, yang menjadi salah satu satwa dilindungi di Indonesia.

 "Hal ini juga berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang Strategi dan Rencana Aksi Konservasi Rangkong Gading (Rhinoplax Vigil) Indonesia 2018 hingga 2028," kata Wiranto, di Pontianak, Rabu, (24/10/2018)

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem melakukan pembahasan bersama para pihak yang terdiri dari perwakilan pemerintah, pakar, LSM, swasta, akademisi, dan masyarakat, sebagai tindak lanjut implementasi yang  sosialisasikan di region Kalimantan.

"Kita ketahui bersama Indonesia merupakan salah satu negara dengan potensi keanekaragaman hayati yang tinggi salah satunya keberadaan Rangkong Gading atau enggang gading yang memiliki peringkat populasi terbesar di Asia,"kata  Wiratno menambahkan.

Populasi terbesar satwa itu ditemukan di wilayah Kalimantan dan Sumatera, diperkirakan terdapat sekitar 27,4 juta hektare hutan lahan kering primer dan sekunder tersisa yang berpotensi sebagai habitat Rangkong Gading di Kalimantan dan Sumatera di dalam maupun di luar kawasan konservasi.

Data kepadatan populasi masih sulit diperkirakan karena protokol pengambilan data yang tidak sama, namun dari sampel pengamatan di beberapa lokasi diketahui kepadatan rangkong gading di Kalimantan dan Sumatera berkisar antara 0,2 hingga 2,1 individu per kilo meter persegi.

Selain itu Rangkong Gading mempunyai peran penting dalam sebuah ekosistem sebagai penyebar benih pohon buah karena kemampuannya terbang sampai sejauh 100 kilometer.  Ketergantungan Rangkong Gading pada keberadaan pohon yang tegap dan kuat untuk bersarang dapat pula mengindikasikan tingkat kesehatan suatu ekosistem.

 Saat ini, lanjutnya, semua jenis Enggang termasuk Rangkong Gading di Indonesia dikategorikan sebagai jenis yang dilindungi sesuai dengan undang-undang nomor  5 tahun 1990 tentang Konservasi SDA Hayati dan Ekosistemnya dan peraturan pemerintah nomor  7 tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis TSL.

"Dari aspek sosial budaya, Rangkong Gading juga memiliki nilai budaya yang sangat penting bagi masyarakat di Kalimantan.  Rangkong Gading memiliki penamaan yang berbeda-beda," katanya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Palangka Raya kekurangan mobil pemadam kebakaran

Selanjutnya

Dua bangkai kapal ini ganggu pelayaran sungai Barito

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe