TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Kalimantan
  3. Kotawaringin Timur bangun kebun raya senilai Rp 1,4 triliun
  • Senin, 12 November 2018 — 12:01
  • 242x views

Kotawaringin Timur bangun kebun raya senilai Rp 1,4 triliun

”Saat ini sudah ada jalan sepanjang 17 kilo meter masuk ke dalam kebun raya yang sudah dibangun sesuai master plan dan 2019,” 
Ilustrasi kebun raya , pixabay.com
ANTARA
[email protected]
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sampit, Jubi - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, menggenjot pembangunan Kebun Raya Sampit seluas 607,63 hektare yang ditargetkan dibuka pada 2020. Biaya pembangunan kebun raya itu sebesar Rp 1,4 triliun.

"Pada 2019 akan lebih dioptimalkan pembangunannya. Kebun Raya Sampit sedang tahap pembangunan sesuai master plan," kata Kepala Dinas Kehutanan Kotawaringin Timur, Sanggul Lumban Gaol, Senin, (12/11/2018).

Biaya pembangunan kebun raya yang mencapai Rp1,4 triliun itu dibagi tiga tahapan meliputi persiapan, pembangunan zona penerima, zona pengelola, zona rekreasi, zona koleksi serta prasarana dan sarana umum.

”Saat ini sudah ada jalan sepanjang 17 kilo meter masuk ke dalam kebun raya yang sudah dibangun sesuai master plan dan 2019,” kata Lumban Gaol, menambahkan.

 

Menurut dia, pembangnan akan dilanjutkan pembuatan area penerima, termasuk gerbang yang berbentuk panah. Kebun Raya Sampit dibangun di kilometer 28 hingga 32 di Jalan Jenderal Sudirman, meliputi Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Baamang dan Kotabesi.

"Kebun Raya Sampit akan menjadi kebun raya terluas di negeri ini hal itu jika dibandingkan dengan kebun raya Bukit Sari di Provinsi Jambi yang hanya seluas 425,50 hektare," kata Luban menjelaskan.

Kebun Raya Sampit ini akan menjadi kebun raya terbesar di Indonesia dilengkapi area perkemahan yang dibuka untuk umumsehingga masyarakat bisa berkunjung dan berkemah.

Pembangunan kebun raya merupakan pembangunan sumur hidup atau berkelanjutan dari generasi ke generasi. Namun jika sampai target batas launching pada tahun 2020 nanti, maka saat pembangunannya sudah mencapai 50 persen dan akan dioptimalkan pada 2019 sehingga bisa diresmikan pada 2020.

"Pembangunan Kebun Raya Sampit bekerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan pengelola Kebun Raya Bogor. Tim mereka secara intens di lapangan sejak 2017 lalu hingga Kebun Raya Sampit dibuka dan dikembangkan," katanya.

Menurut dia, keberlanjutan pembangunan Kebun Raya Sampit memerlukan campur tangan pihak ketiga karena biaya yang dibutuhkam sangat besar. Jika hanya anggaran pemerintah daerah maka tidak akan mungkin bisa selesai dalam waktu cepat. (*) 

loading...

Sebelumnya

Aturan pengawasan barang berbahaya diusulkan revisi

Selanjutnya

Ini makna ritual Belian Adat Paser Nondo

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe