Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Tahun depan, FDS dan FBTM akan digelar bulan Juni dan Juli
  • Senin, 26 November 2018 — 20:58
  • 71x views

Tahun depan, FDS dan FBTM akan digelar bulan Juni dan Juli

FDS dilaksanakan 19-23 Juni dan FBTM digelar pada 20-25 Juli. Tempat penyelenggaraan FBTM akan dipindahkan dari pantai Tablanusu ke Kampung Amay Distrik Depapre. Sementara FDS masih tetap di lokasi Pantai Khalkote Distrik Sentani Timur.
Penampilan tarian tradisi masyarakat kampung Yepase pada Festival Bahari Tanah Merah beberapa waktu lalu - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi – Penyelenggaraan Festival Danau Sentani (FDS) dan Festival Bahari Tanah Merah (FBTM) tahun depan akan dilaksanakan dalam waktu berdekatan, yakni pada bulan Juni dan Juli.

FDS dilaksanakan 19-23 Juni dan FBTM digelar pada 20-25 Juli. Tempat penyelenggaraan FBTM akan dipindahkan dari pantai Tablanusu ke Kampung Amay Distrik Depapre. Sementara FDS masih tetap di lokasi Pantai Khalkote Distrik Sentani Timur.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengatakan penyelenggaraan dua iven budaya ini sudah sering dilaksanakan, sehingga untuk mengingat efisiensi dari semua persiapan alangkah baiknya dilaksanakan secara berdekatan.

“FDS sudah sebelas kali digelar. Sedangkan FBTM sudah empat kali dilaksanakan. Kami sedang berdiskusi untuk dua iven ini didesain dengan baik dan profesional sehingga dapat dilaksanakan secara bersamaan,” jelas Bupati Awoitauw, di Sentani, Senin (26/11/2018).

Dikatakan, untuk penganggaran bagi dua iven tersebut akan ditentukan oleh satu panitia penyelenggara yang melakukan persiapan jauh-jauh hari sebelumnya.

“Hal ini dilaksanakan agar dalam setiap kunjungan yang dilakukan oleh para wisatawan mancanegara atau nasional dapat menikmati sekaligus dua iven budaya ini dan pasti mahal harganya kalau didesain dengan baik,” katanya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten Jayapura, Benyamin Yerisitouw, mengatakan FBTM dimajukan pelaksanaannya karena mengingat cuaca kondisi alam yang tidak menentu di bulan November.

“Karena iven budaya ini bagi masyarakat pesisir, maka semua atraksi yang dilaksanakan harus mencerminkan budaya kelautan. Bulan Juli adalah waktu yang tepat untuk pelaksanaan iven ini,” ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pengembangan industri pariwisata dan ekonomi terkandala koordinasi

Selanjutnya

Kebangkitan masyarakat adat wujud Otsus Papua sesungguhnya

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34144x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 20545x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17872x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe