TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Lima kelompok petani kopi dapat bantuan alat produksi
  • Senin, 26 November 2018 — 23:49
  • 253x views

Lima kelompok petani kopi dapat bantuan alat produksi

"Di Distrik Pyramid ini ada dua kelompok besar yang kami bantu, kemudian untuk Distrik Koragi satu kelompok, dan Distrik Bpiri satu dan Wollo satu," katanya.
Bantuan berupa alat produksi dari program CSR Bank Papua kepada petani kopi di Jayawijaya-Jubi/Islami.
Islami Adisubrata
[email protected]
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Wamena, Jubi – Sebanyak lima kelompok petani kopi di sejumlah distrik di Kabupaten Jayawijaya mendapat bantuan 20 unit alat produksi, yang merupakan program CSR dari Bank Papua.

Direktur Operasional Bank Papua, Isak Wopari saat penyerahan bantuan di Bank Papua cabang Wamena, Senin (26/11/2018) mengatakan, distrik penerima bantuan adalah Distrik Pyramid, Koragi, Bpiri dan Distrik Wollo.

"Di Distrik Pyramid ini ada dua kelompok besar yang kami bantu, kemudian untuk Distrik Koragi satu kelompok, dan Distrik Bpiri satu dan Wollo satu," katanya.

Ia berharap bantuan ini dapat membantu petani kopi di Jayawijaya, sebab mereka sudah lakukan tanam dan panen kopi dengan baik.

Kepala Divisi UKM dan Komsumer Bank Papua, Kusyanto mengatakan selain kopi, produk lokal yang menjadi perhatian Bank Papua dalam program CSR adalah pengelolaan sagu dan rumput laut.

"Masing-masing 10 unit mesin, kemudian satu paket rumah pengeringan. Rumah pengeringan ini sederhana, tetapi fungsinya kalau itu dilakukan dengan bagus, kualitas kopi yang akan dihasilkan bagus pula," ujar dia.

Kusyanto menjelaskan jika dirupiahkan, program CSR untuk peralatan kopi di Jayawijaya tidak besar, namun BPD mengharapkan bantuan itu dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Jayawijaya, Hendri Tetelepta berharap program CSR BPD dapat ditingkatkan lagi untuk pengembangan kopi pada sektor hulu, yaitu pada saat tanam hingga panen.

"Sampai hari ini sektor hulu itu masih dominan pemerintah. Kalau di hilir setelah jadi kopi biji, itu banyak yang berminat, bukan hanya dari perbankan, dari TNI/Polri dan juga LSM dirasa perlu bersama melihat hal ini," katanya. (*)

loading...
Loading...

Sebelumnya

Kekurangan hakim, sidang JFS tertunda dan penahanan diperpanjang

Selanjutnya

Yopi Wenda: KPU Puncak netral dan jangan diintervensi

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe