Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Pengembangan Bandara Sentani, masyarakat lokal harus dapat tempat
  • Selasa, 27 November 2018 — 17:46
  • 129x views

Pengembangan Bandara Sentani, masyarakat lokal harus dapat tempat

Pemerintah Kabupaten Jayapura minta agar dalam proses pembangunan yang akan dilakukan nanti, semua masyarakat lokal yang berada di kawasan Bandara Sentani harus mendapat tempat dan pekerjaan.
Sejumlah pesawat yang parkir di Bandara Sentani - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi – Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengatakan pihaknya bersedia menerima rencana Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan untuk melakukan perluasan serta pengembangan kawasan Bandara Sentani oleh PT. Angkasapura II.

Menurutnya, tim yang ditunjuk untuk berkoordinasi terkait pekerjaan tersebut sudah bertemu dengan pihaknya. Kendati demikian, Pemerintah Kabupaten Jayapura minta agar dalam proses pembangunan yang akan dilakukan nanti, semua masyarakat lokal yang berada di kawasan Bandara Sentani harus mendapat tempat dan pekerjaan.

“Mereka sudah berkoordinasi dengan kami dan saya bilang kembali lagi laporkan apa yang menjadi tuntutan kita ini kepada pemerintah pusat,” ujar Bupati Awoitauw, saat ditemui di Sentani, Selasa (27/11/2018).

Menurut Bupati Jayapura dua periode ini, bandara internasional itu ada di wilayahnya. Tidak mungkin orang lain dari luar yang banyak datang bekerja di sini. Yang pasti, masyarakat akan kehilangan tempat dan lahan mereka. Oleh sebab itu, harus ada perimbangan di sana.

Terkait aksi penolakan terhadap PT. Angkasapura II yang dilakukan masyarakat adat beberapa waktu lalu, Bupati Awoitauw mengatakan hal tersebut merupakan bagian dari dinamika di tengah masyarakat yang harus disikapi dengan arif dan bijaksana.

“Bandara ini nantinya besar dan bukan hanya persoalan penerbangan pesawat yang naik turun saja tetapi ada sejumlah bisnis yang akan dijalankan di dalam kawasan bandara ini. Oleh sebab itu, aksi seperti yang dilakukan oleh masyarakat perlu disikapi bijak dan serius,” jelasnya.

Ketua Dewan Adat Suku (DAS) Sentani, Demas Tokoro, berpendapat pembangunan serta perluasan Bandara Sentani sangat dibutuhkan tetapi hak-hak masyarakat juga harus diperhatikan.

“Kalau tidak diselesaikan dengan baik, sudah pasti dalam perjalanannya akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Oleh sebab itu, saran saya hak-hak masyarakat ini diselesaikan dulu dengan baik,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Kebangkitan masyarakat adat wujud Otsus Papua sesungguhnya

Selanjutnya

14 admin kampung ikut pelatihan penyebaran informasi

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34140x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 20486x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17845x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe