Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Kelangkaan obat di Solomon tertangani
  • Kamis, 29 November 2018 — 04:23
  • 81x views

Kelangkaan obat di Solomon tertangani

“Meskipun masih ada keterbatasan obat-obat dan perlengkapan medis, keadaan ini terus membaik,” katanya.
Rumah Sakit Rujukan Nasional (NRH) Kepulauan Solomon di Honiara. - Solomon Islands Broadcasting Corporation
Elisabeth Giay
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Honiara, Jubi - Masalah kelangkaan obat dan perlengkapan medis, di Rumah Sakit Rujukan Nasional (NRH) dan National Medical Store (NMS), telah tertangani dan stoknya meningkat secara signifikan.

Hal ini dibenarkan Sekretaris Tetap Kementerian Kesehatan dan Pelayanan Medis, Dr Tenneth Dalipanda, dalam sebuah pernyataan pekan lalu.

“Meskipun masih ada keterbatasan obat-obat dan perlengkapan medis, keadaan ini terus membaik,” katanya.

Dr Dalipanda menambahkan, “Kita telah mencapai ketersediaan pasokan obat sebesar 91% dan 76%, untuk ketersediaan obat dan alat-alat habis pakai (consumable) di NRH.”

National Medical Store juga saat ini melaporkan, ketersediaan obat-obatan mencapai 91% dan 78% ketersediaan produk habis pakai. Ketika semakin banyak pasokan sampai jumlah ini terus meningkat,” katanya.

Pekan lalu, Dr Dalipanda juga menanggapi komentar di media massa dan media sosial, tentang terbatasnya sarung tangan di Rumah Sakit Rujukan Nasional di Honiara.

“Mengenai masalah pasokan sarung tangan di Rumah Sakit Rujukan Nasional, saya ingin mengklarifikasi ke publik bahwa iya, pasokan sarung tangan untuk pemeriksaan memang habis, tapi hanya untuk waktu yang singkat.”

“Pasokan sarung tangan tambahan itu sudah dipesan sejak Juli lalu, dan seharusnya sudah dikirim di awal Oktober. Namun, pengiriman itu baru tiba pada 8 November, dan keesokan harinya NRH langsung diberikan stok sarung tangan. Selama periode dimana tidak ada sarung tangan itu, sarung tangan steril jenis lainnya disediakan bagi semua staf di NRH, untuk digunakan pada pemeriksaan sesuai standar dalam periode tersebut,” katanya.

Berkomentar mengenai masalah pasokan obat dan perlengkapan medis, Dalipanda menambahkan, walaupun masih ada beberapa barang yang belum ada stoknya, keadaan telah membaik secara signifikan.

“Tender besar-besaran untuk obat dan perlengkapan medis, tender tahunan, telah selesai pada Oktober lalu, dan kita sudah memesan barang-barang yang ditawarkan dalam tender.”

Dalipanda lalu menyimpulkan pernyataan dengan menambahkan, “Kementerian Kesehatan telah bekerja keras, untuk menyelesaikan masalah kelangkaan obat yang telah terjadi tahun ini.”

“Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT) telah memberikan bantuan teknis kepada Kementerian Kesehatan, untuk menyelesaikan masalah ini dan saya berterima kasih atas dukungan ini,” tuturnya. (Solomon Star News)

loading...

Sebelumnya

Parlemen Fiji ambil sumpah

Selanjutnya

Kerugian rusaknya gedung parlemen PNG capai AS$3 juta

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34420x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23017x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18979x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe