Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Polisi geledah markas KNPB, seorang warga ditangkap
  • Sabtu, 01 Desember 2018 — 00:23
  • 12949x views

Polisi geledah markas KNPB, seorang warga ditangkap

"Sampai sekarang situasi di Vietnam, Perumnas III mencekam. Gabungan aparat keamanan TNI/Polri, dengan kekuatan penuh sedang sweeping masuk keluar asrama-asrama Uncen atas dari unit satu sampai unit enam," katanya kepada Jubi,
Polisi saat melakukan penggrebekan di markas Komite Nasional Papua Barat - KNPB - sJubi/Ist.
Hengky Yeimo
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Pasukan gabungan TNI/Polri melakukan penggrebekan di Markas Komite Pusat Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Kampung Vietnam, Perumnas III, Jayapura, pukul 16.32 Waktu Papua (WP). Dalam penggerebekan ini, aparat juga menangkap seorang warga yang sedang berkebun.

Ketua umum Komite Nasional Papua Barat Agus Kosay mengatakan, tim gabungan TNI/Polri datang menggunakan enam truk tentara, dua mobil Polantas, lima mobil dua gardan milik Polisi dan enam mobil minibus.

"Sampai sekarang situasi di Vietnam, Perumnas III mencekam. Gabungan aparat keamanan TNI/Polri, dengan kekuatan penuh sedang sweeping masuk keluar asrama-asrama Uncen atas dari unit satu sampai unit enam," katanya kepada Jubi, melalui sambungan telepon, Jumat, (30/12/2018).

Agus menganggap tindakan aparat Kepolisian ini diluar batas. Penggerebekan tanpa alasan ditambah penangkapan seorang warga yang tengah berkebun dianggap Agus sebagai tindakan semena-mena dan tak berdasar.

"Polisi terlalu keterlaluan karena mereka menahan Larius Heluka seorang warga yang pekerja kebun di belakang asrama unit enam  padahal yang bersangkutan sedang mencari makanan ternak babi dan berkebun," kata Agus Kosay.

Tak hanya itu, aparat juga merusak sejumlah fasilitas yang ada saat penggerebekan berlangsung. Sejumlah mahasiswa yang berusaha mengabadikan momen penggerebekan juga tak luput dari tindakan represif Polisi.

"Dua pintu depan rusak dan tiba-tiba di cat dengan warna hitam. lemari ditendang sampai hancur dan satu papan tulis juga rusak. Mahasiswa yang ambil gambar juga disuruh hapus," katanya.

Juru bicara Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Ones Suhuniap mengatakan, sejumlah polisi datang ke kantor mereka dengan senjata lengkap.

"Polisi melakukan penggrebekan di markas besar KNPB. Tapi mereka juga merusakkan aset milik KNPB. Termasuk pembakaran bendera KNPB," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

MRP imbau masyarakat jaga keamanan 1 Desember

Selanjutnya

KNPI Papua dukung sistem noken dalam Pilkada

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34058x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18921x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17637x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe