Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Delapan puskesmas dibangun, hanya dua yang selesai
  • Sabtu, 01 Desember 2018 — 09:02
  • 421x views

Delapan puskesmas dibangun, hanya dua yang selesai

Keterbatasan material impor berupa pasir yang didatangkan dari Palu. Sementara beberapa waktu lalu terjadi gempa bumi dan tsunami terjadi di sana.
Kadis Kesehatan Merauke, Adolf Bolang, saat berikan keterangan pers – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Merauke, Jubi – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, Adolf Bolan,g menjelaskan dari delapan puskesmas yang dikerjakan, baru dua dinyatakan selesai yakni Puskesmas Rimba Jaya dan Muting.

“Dalam satu-dua hari ke depan, saya akan melakukan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan sejumlah puskesmas itu,” ujar Bolang, kepada Jubi Jumat (30/11/2018).

Sejauh ini, lanjut Bolang, enam puskesmas lain baru mencapai fisik pekerjaan 70 persen.

“Memang batas waktu diberikan sampai tanggal 15 Desember 2018. Namun tidak semua bisa dirampungkan,” katanya.

Dijelaskan, ada mekanisme perpanjangan dan tentu ada denda diberikan kepada kontraktor.

“Kita sinkronkan juga dengan aturan keuangan. Dimana jika penyerapan tak sampai, aturan diterapkan yakni pemutusan kontrak kerja,” tegasnya.

Disinggung pekerjaan sejumlah puskesmas terlambat diselesaikan, Bolang mengaku karena keterbatasan material impor berupa pasir yang banyak digunakan untuk kegiatan pembangunan.

Belum lagi, menurutnya, sumber pasir impor didatangkan dari Palu. Sementara beberapa waktu lalu terjadi gempa bumi dan tsunami terjadi di sana.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Fransiskus Sirfefa, minta  beberapa puskesmas yang masih saat ini masih dalam tahap pengerjaan, agar kontraktor rekanan dinas segera menyelesaikannya.

“Tentunya dengan bangunan puskemas tersebut, akan memberikan manfaat bagi masyarakat ketika sudah digunakan untuk pelayanan,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Anggaran pemeliharaan dicoret, traffic-light sering mati hidup

Selanjutnya

Ikan melimpah, lima perusahaan di Merauke tak mampu beli tangkapan nelayan

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34423x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23025x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18981x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe