Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Brigpol Septinus Arui, aktifkan kembali SD Inpres 102 Warsnembri
  • Sabtu, 01 Desember 2018 — 09:19
  • 485x views

Brigpol Septinus Arui, aktifkan kembali SD Inpres 102 Warsnembri

Brigadir Polisi Septinus Arui, anggota Polri yang sehari-hari bertugas di Polsek Distrik Amberbaken, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat. Sebagai anggota Polri Bhabinkamtibmas Polri juga menjalankan tugas lain jadi guru bantu di SD Inpres 102 Kampung Warsnembri Distrik Arfu Kabupaten Tambrauw.
Brigadir Polisi Septinus Arui, saat mengajar anak-anak SD Inpres 102 Kampung Warsnembri Distrik Arfu Kabupaten Tambrauw - Jubu/Hans Arnold Kapisa
Hans Kapisa
Editor : Dominggus Mampioper

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

SD Inpres 102 Warsnembri sudah berhenti aktivitas belajar selama tiga tahun. Hingga 2016, barulah Brigpol Septinus Arui merasa terpanggil untuk mendorong agar sekolah mulai belajar kembali. Bayangkan, awalnya hanya mengajar seorang diri dan memegang dua mata pelaranan sekaligus, hingga ada guru tetap mengajar bersamanya.

Brigadir Polisi Septinus Arui, anggota Polri yang sehari-hari bertugas di Polsek Distrik Amberbaken, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat. Sebagai anggota Polri Bhabinkamtibmas Polri juga menjalankan tugas lain jadi guru bantu di SD Inpres 102 Kampung Warsnembri Distrik Arfu Kabupaten Tambrauw.

Dia semula bertindak sebagai pionir agar SD tersebut bisa aktif kembali  setelah kegiatan belajar berhenti selama tiga tahun. Bagi Septinus, tugas utama sebagai anggota Polri adalah anugerah, namun juga diberikan talenta dari Tuhan untuk berbuat lebih dari tugas pokoknya.

Septinus percaya bahwa talenta yang diberikan Tuhan adalah tanggung jawab yang harus dikembangkan, karena itulah yang dikehendaki Tuhan.

"Tiga tahun, SD Inpres 102 Kampung Warsnembri tidak berjalan, kemudian saya sebagai anggota Bhabinkamtibmas yang ditugaskan Polsek Amberbaken berinisiatif untuk aktifkan kembali sekolah tersebut. Saya kemudian berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Tambrauw dan tim pengawas tingkat SD. Saya diberi kepercayaan untuk membuka sekolah itu pada tanggal 5 September 2016 dan kegiatan belajar mengajar telah berjalan hingga saat ini meski diawali hanya dengan dua mata pelajaran," katanya.

Di sekolah itu, lanjut Septinus, hanya seorang diri mengajar dua mata pelajaran yaitu PPKN (Pendidikan Pancasila dan Kewarga Negaraan) dan mata pelajaran Penjaskes (Pendidikan Jasmani dan Kesehatan).

"Sebelumnya tidak ada tenaga guru sama sekali di SD Inpres 102 Warsnembri. Saya waktu itu koordinasi dengan kepala Kampung setempat, namun kekosongan di sekolah itu karena dampak pindahnya pemerintahan Distrik Arfu dari wilayah administrasi Kabupaten Manokwari ke wilayah administrasi Kabupaten Tambrauw, sehingga guru-gurunya tidak melaksanakan tugas," ujar Septinus.

Saat ini, kata dia, jumlah murid di SD 102 Warsnembri sebanyak 42 orang anak. Tiga di antaranya telah mengikuti ujian Nasional tahun 2018, hanya saja belum menerima ijazah. Kendala utama yang dihadapi adalah tidak tersedianya raport dari Dinas Pendidikan Tambrauw untuk mengisi standar nilai dari 42 murid di SD tersebut.

"Sampai hari ini belum ada raport. Tiga murid kelas VI yang sudah ikut Ujian Nasional juga belum menerima ijazah. Jadi mereka belum melanjutkan pendidikan ke tingkat SLTP. Ijazah mereka sementara saya simpan untuk dilengkapi foto. Saya usahakan untuk secepatnya koordinasi dengan ketua rayon pelaksana Ujuan Nasional tingkat SD di wilayah tersebut agar segera menyerahkan ijazah untuk mereka," katanya.

Perhatian dari Dinas Pendidikan Tambrauw sangat minim. Tahun 2017 lalu, Dinas Pendidikan baru mendistribusikan buku-buku panduan mengajar dan sejumlah buku bacaan bagi murid, tapi itupun belum maksimal bagi mereka.

Septinus mengajar setiap hari, sesuai kalender pendidikan yang berlaku secara nasional. Meski niat baik dan perjuangannya untuk masa depan generasi Papua, khususnya di Kabupaten Tambrauw, tapi geliatnya itu seperti menepuk sebelah tangan, karena tidak ada tindakan dan perhatian dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tambrauw.

"Saya tetap semangat meski berjalan apa adanya. Sebagai putra daerah Kabupaten Tambrauw saya akan terus mengajar sampai ada respons dari Kepala Daerah atau Dinas Pendidikan Tambrauw untuk segera melantik kepala sekolah definitif dan mengisi kekosongan tenaga guru di sekolah itu," tambahnya.

Tidak saja di dunia pendidikan, tapi dalam tugasnya sebagai anggota Polri, di lingkungan keagamaan sekalipun, Septinus dipercayakan sebagai koordinator PKB (Persekutuan Kaum Bapak) tingkat Klasis Gereja Kristen Injili (GKI) Amberbaken.

Ketua Majelis Jemaat GKI Getsemani Saukorem Klasis GKI Amberbaken, Pendeta Ristoni Mayumba, mengatakan keterlibatan anggota Polisi dalam pelayanan Gereja di Klasis GKI Amberbaken sangat membantu. Pasalnya, lanjut dia, karena yang menjadi pergumulan gereja selama ini adalah dibutuhkan keterlibatan pihak keamanan sebagai mitra gereja dalam menjalankan misi pelayanan bagi umat di wilayah tersebut. 

"Pimpinan gereja memberikan apresiasi kepada institusi Polri karena salah satu anggotanya bisa terlibat dalam kegiatan pelayanan di wilayah tersebut. Pimpinan Gereja di Klasis Amberbaken telah melaporkan hal itu kepada Ketua Sinode GKI Tanah Papua untuk mencatat nama dan NRP anggota tersebut untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan Kapolda Papua Barat atas dedikasi yang diabdikan oleh Brigpol Septinus Arui di Klasis GKI Amberbaken," katanya.

Kapolres Manokwari, AKBP Adam Erwindi, mengatakan Brigpol Septinus Arui telah menjalankan tugas kepolisian yang sangat baik, karena terlibat dalam semua bidang, baik sebagai tenaga pengajar maupun sebagai koordinator dalam sebuah unsur di Klasis GKI Amberbaken. 

"Kinerja Brigpol Septinus Arui jadi kebanggaan kami, bahkan Kapolda Papua Barat sangat apresiasi. Kami harap, seluruh Bhabinkamtibmas dapat mencontoh Brigpol Septinus Arui. Meski tugas di pedalaman tapi mampu bekerja lebih dari apa yang dipercayakan negara bagi dia,” ujar Kapolres Adam Erwindi. (*)

loading...

Sebelumnya

KNPB Mnukwar: TNI/Polri jangan “panas-panasi” momen 1 Desember

Selanjutnya

DPRD Papua Barat serahkan tujuh draf Raperdasus pada MRP PB

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34424x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23038x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18982x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe