Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Perjalanan mahal Pemerintah Solomon ke APEC dipersoalkan
  • Minggu, 02 Desember 2018 — 16:31
  • 1165x views

Perjalanan mahal Pemerintah Solomon ke APEC dipersoalkan

“Jika kita menghitung biaya atas semua perjalanan ini, kita bisa melihat berapa banyak uang negara yang dibelanjakan, hanya untuk membiayai perjalanan PM ke luar negeri.”
Perdana Menteri Kepulauan, Rick Hou. - Island Sun News/ Office of the Prime Minister and Cabinet Press
Elisabeth Giay
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Honiara, Jubi - Walaupun situasi keuangan negaranya sedang sulit, Pemerintah Kepulauan Solomon mengeluarkan hingga $2,7 juta baru-baru ini, untuk membiayai perjalanan Perdana Menteri, Rick Hou, dan delegasinya ke Papua Nugini baru-baru ini menghadiri pertemuan APEC di Port Moresby.

Ketua Komite Pemeriksa Keuangan Negara dan Anggota Parlemen (MP) dari Honiara Timur, Douglas Ete, membeberkan pengeluaran ini, Kamis lalu (29/11/2018), saat sidang parlemen, di tengah-tengah pidatonya mengenai RUU Supplementary Appropriation (No.2) tahun 2018.

Sebelum meninggalkan Honiara untuk APEC, PM Hou menjelaskan keputusannya menunda sidang parlemen untuk sementara, agar ia bisa menghadiri KTT tersebut.

Meskipun Kepulauan Solomon bukan negara anggota APEC (Asia Pacific Economic Cooperation), PM Hou memutuskan untuk hadir sebagai anggota dari Forum Kepulauan Pasifik (PIF) dan sebagai pengamat.

Dia menerangkan bahwa KTT APEC adalah pertemuan yang penting bagi kawasan itu, dan pemimpin-pemimpin Pasifik telah diundang oleh PM Papua Nugini.

Di luar itu, PM Hou juga banyak menerima kritik yang mengatakan sejak ia mulai menjabat akhir tahun lalu, Hou tampaknya menghabiskan sebagian besar waktunya untuk bepergian ke luar negeri.

“Jika kita menghitung biaya atas semua perjalanan ini, kita bisa melihat berapa banyak uang negara yang dibelanjakan, hanya untuk membiayai perjalanan PM ke luar negeri.”

“Meskipun sebagian dari perjalanan ke luar negeri ini memang wajib untuk dilakukan, keadaan keuangan pemerintah yang genting juga seharusnya dipertimbangkan,” tambahnya.

“PM Hou juga mengetahui hal ini dengan baik mengingat ia memiliki latar belakang ekonomi.” (Solomon Star News)

loading...

Sebelumnya

Pembunuhan perempuan muda di PNG dikecam

Selanjutnya

Utang $1,1 miliar Samoa dan gugatan pada pendeta

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34424x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23037x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18982x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe