Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Kampung Ifale sediakan 25 hektare dusun sagu lestari
  • Minggu, 02 Desember 2018 — 16:47
  • 413x views

Kampung Ifale sediakan 25 hektare dusun sagu lestari

Ondofolo Kampung Kehiran II, pada 21 Juni lalu menyerahkan lahan hutan seluas 25 hektare untuk dusun lestari yang dikelola bagi kepentingan masyarakat.
Aksi penanaman sagu di Kampung Kehiran II, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi – Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2018 yang dilaksanakan di Kampung Kehiran II Distrik Sentani Kabupaten Jayapura, Sabtu (1/12/2018), membawa dampak positif bagi masyarakat setempat. Ratusan pohon sagu ditanam pada momen tersebut.

Ondofolo Kampung Kehiran II, pada 21 Juni lalu menyerahkan lahan hutan seluas 25 hektare untuk dusun lestari yang dikelola bagi kepentingan masyarakat.

Ketua Kelompok Penggiat Sagu Pharaaisa Kampung Kehiran II, Alberth Suebu, pada kesempatan ini minta Pemerintah Provinsi Papua dan Kabupaten Jayapura memberikan dukungan aksi-aksi penyelamatan hutan sebagai bentuk pengelolaan sumber daya alam bagi peningkatan ekonomi masyarakat setempat.

“Program pembangunan yang kami usulkan adalah pembuatan hutan wisata, kampung sagu, dan tugu sagu. Selain itu juga pembangunan jalan produksi sepanjang lima kilometer dari Kampung Kehiran menuju pesisir Danau Sentani,” ujar Alberth.

Dikatakan, hutan sagu selain menjadi lahan peningkatan ekonomi masyarakat tetapi juga dapat digunakan sebagai hutan rekreasi bagi masyarakat umum. Karena nantinya, di bawah hutan sagu ini akan dibangun pondok-pondok yang menyediakan makanan khas dari bahan sagu untuk dinikmati pengunjung.

“Pada momen pelaksanaan PON XX tahun 2020 nanti, kami mohon tempat ini juga dapat difasilitasi sebagai tempat rekreasi bagi tamu yang berkunjung ke sini,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Penggerak PKK Provinsi Papua Ny. Yulce Enembe, mengatakan pihaknya sangat siap mendukung apa yang direncanakan dan dilaksanakan oleh pemerintah daerah.

“Kegiatan seperti ini yang sangat diharapkan oleh masyarakat kita, langsung menyentuh masyarakat. Tidak hanya sebatas program-program saja tetapi tidak ada aksi,” kata Yulce Enembe.

Sebagai Mama Papua, dirinya berharap masyarakat adat juga dapat memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki saat ini. Dirinya juga berpesan agar tanah ulayat jangan dijual untuk kepentingan yang tidak menguntungkan masyarakat.

“Sebagai masyarakat Papua umumnya, kita bersyukur kepada Tuhan yang telah memberikan tanah yang subur, daun sagu yang hijau serta berlimpah ruah. Satu pohon sagu mulai dari daun, batang, dan isinya dapat menghidupi umat manusia di Papua sehingga penting bagi kita semua untuk menjaga dan melestarikannya melalui hutan-hutan yang ada saat ini,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemuda harus jadi roda penggerak di segala bidang

Selanjutnya

Lampu jalan yang akan dipasang di Sentani, pertama di Papua

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34145x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 20614x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17889x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe