Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. BTM imbau tak ada bunyi petasan jelang malam Natal dan tahun baru
  • Senin, 03 Desember 2018 — 17:58
  • 426x views

BTM imbau tak ada bunyi petasan jelang malam Natal dan tahun baru

“Kita harus menjadi perubahan dalam lingkungan kita. Saya juga berharap kita saling memberitahukan hal ini kepada saudara-saudara kita baik yang sesama nasrani maupun yang berbeda agama,” ujarnya.
Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano - Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano (BTM) mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Jayapura agar tidak membunyikan petasan pada saat malam natal yaitu pada tanggal 24 Desember hingga menjelang tahun baru. Hal ini untuk menghormati umat nasrani yang sedang merayakan malam Natal dan malam tahun baru.

“Saya berharap semua masyarakat harus mematuhinya. Kita harus saling menghormati, dan pada bulan Desember ini umat nasrani lagi mempersiapkan hati untuk menyambut kelahiran Yesus Kristus,” katanya dalam apel gabung di lingkup pemerintah Kota Jayapura, Senin (3/12/2018).

Dirinya juga berharap ada kerjasama lintas sektor baik itu pemerintahan tingkat distrik dan kampung.

“Kita harus menjadi perubahan dalam lingkungan kita. Saya juga berharap kita saling memberitahukan hal ini kepada saudara-saudara kita baik yang sesama nasrani maupun yang berbeda agama,” ujarnya.

BTM mengaku dirinya akan memantau dan apabila ada bunyi petasan pada waktu yang ditentukan maka dirinya tidak segan-segan untuk menurunkan Satpol PP untuk menindak oknum-oknum yang melanggar intruksi tersebut.

BTM juga mengajak orangtua agar dapat memberikan edukasi kepada anak-anaknya tentang bahaya memainkan petasan ataupun  kembang api. Karena menurutnya sudah banyak kejadian anak-anak harus mengalami luka yang serius karena tidak ada pengawasan dari orangtua.

Terpisah, Marcel Kararbo salah satu warga Kota Jayapura berharap pemerintah Kota Jayapura melalui Satpol PP sudah harus melakukan penertiban kepada para pedagang petasan maupun kembang api yang kini mulai marak berjualan di sepanjang jalan.

“Kalau tidak punya izin harus ditindak. Ini bukan mau mematik usaha saudara-saudara kita tetapi kita harus taat dengan aturan. Dan saya sepakat dengan apa yang dikatakan pak BTM bahwa pada saat perayaan malam Natal dan menyambut malam tahun baru ada baiknya tidak ada bunyi petasan. Hal itu akan sangat mengganggu proses ibadah yang dilakukan di gereja-gereja,” katanya.

Selain itu, dirinya berharap Satpol PP juga bekerjasama dengan pihak kemanan lainnya untuk menjaga disekitar areal rumah iabah untuk menghindari oknum-oknum yang dengan sengaja atau tidak sengaja membunyikan petasan. (*)

loading...

Sebelumnya

Mengevaluasi program kerja, Jemaat GKI Tehupa Skouw Sae gelar sidang jemaat

Selanjutnya

DAK di 2020 harus berbasis kinerja

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34420x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23018x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18979x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe